Pengurus Pusat PBVSI resmi memanggil kembali opposite terbaik Asia Tenggara, Rivan Nurmulki, bersama sejumlah pemain senior untuk memperkuat Skuad Garuda di ajang AVC Nations Cup 2026 di India pada Juni mendatang.
Langkah strategis dari Pengurus Pusat PBVSI ini mengombinasikan pemain senior sarat pengalaman dengan barisan talenta muda potensial. Pemanggilan Rivan Nurmulki menjadi magnet utama setelah sang pemain menyelesaikan musim kompetisi bersama klub Liga Thailand, Diamond Food VC.
Selain Rivan, lini pengatur serangan Timnas Voli Putra Indonesia kembali diperkuat oleh dua setter legendaris tanah air. Posisi tersebut diamanatkan kepada Nizar Julfikar dari Jakarta Bhayangkara Presisi dan Dio Zulfikri yang mengawal Jakarta LavAni Allo Bank Electric.
Kolaborasi senior-junior dalam cetak biru federasi juga menyertakan nama pengatur serangan muda Jasen Natanael Kilanta. PBVSI turut menyertakan barisan penyerang masa depan dari skuad pembinaan Garuda Jaya, yaitu Fauzan Nibras dan Dawuda Alaihimasallam.
Program pemusatan latihan dijadwalkan mulai berjalan pada 21 Mei 2026 di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul, Bogor. Agenda ini sekaligus menjadi ujian bagi pelatih baru asal Brasil, Sergio Veloso, yang hanya memiliki waktu efektif kurang dari tiga pekan untuk meracik tim.
"builder coach" merupakan julukan yang melekat pada Sergio Veloso karena reputasinya dalam membina pemain muda dan membangun sistem permainan modern. Rekam jejak internasional Veloso mencakup kepelatihan di Minas Tênis Clube Brasil, tim nasional Bahrain, serta tim putra Filipina.
Komposisi lini serang sayap Indonesia diperkuat barisan pemukul maut seperti Farhan Halim dari VC Nagano Tridents dan Doni Haryono. Kekuatan ofensif Skuad Garuda juga dilengkapi oleh dua pilar utama Jakarta LavAni, Boy Arnez Arabi dan Agil Angga Anggara.
Area pertahanan belakang dipercayakan kepada libero senior Irpan yang didampingi oleh debutan muda Raihan Rizky Attorif. Sementara itu, sektor middle blocker diisi oleh Hendra Kurniawan, Tedi Oka Syahputra, Raden Gumilar, dan bintang muda Putra Bagus Hidayatullah.
Optimisme tinggi Timnas Voli Putra Indonesia didorong oleh kesuksesan Jakarta Bhayangkara Presisi di AVC Men's Champions League 2026. Sebagian besar pilar pelatnas telah terbiasa menghadapi pemain elite berpostur tinggi dari Korea Selatan, Jepang, hingga Iran.