Sebanyak 142 pegolf junior yang berasal dari 29 negara bersiap memperebutkan gelar juara dalam ajang Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) 2026 di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, pada 10-12 Juni 2026.
Turnamen berskala internasional ini mengalami peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun lalu yang hanya diikuti oleh sekitar 20 negara, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Kompetisi edisi ke-2026 juga mencatatkan babak baru setelah mendapatkan sanksi resmi atau sanction dari Asia Pacific Golf Confederation (APGC).
Ketua Ciputra Golfpreneur Foundation Nararya Ciputra Sastrawinata menjelaskan dampak positif dari perluasan kepesertaan ini bagi para atlet domestik.
"Dengan makin banyaknya pegolf internasional yang berpartisipasi, atlet-atlet Indonesia memiliki kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan mental bertanding. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi di masa depan," kata Nararya Ciputra Sastrawinata, Ketua Ciputra Golfpreneur Foundation.
Dukungan terhadap para atlet muda juga disuarakan oleh pihak pendiri yayasan yang melihat pentingnya atmosfer kompetisi internasional yang kompetitif.
"Kehadiran pegolf muda dari berbagai negara memberikan kesempatan yang sangat berharga bagi atlet-atlet Indonesia untuk mendapatkan pengalaman kompetisi internasional yang berkualitas," kata Budiarsa Sastrawinata, Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Ciputra Golfpreneur Foundation.
Budiarsa turut menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Bank Mandiri yang kembali bertindak sebagai mitra utama demi memperkuat pembinaan olahraga golf di tanah air.
"Bank Mandiri berharap penyelenggaraan Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship bisa menjadi wadah bagi atlet-atlet muda berbakat Indonesia untuk mengasah kemampuan, memperluas pengalaman internasional, serta meningkatkan daya saing mereka di level global," kata Adhika Vista, Corporate Secretary Bank Mandiri.
Keterlibatan konfederasi regional diharapkan mampu mendongkrak prestise turnamen ini di mata para pegolf muda di wilayah Asia-Pasifik.
"Kami berharap keterlibatan APGC akan membantu MCGJWC menjadi ajang yang semakin diminati oleh para pegolf muda terbaik di kawasan Asia-Pasifik," ujar Philip Hassall, Ketua Asia Pacific Golf Confederation.
Para peserta turnamen tahun ini datang dari berbagai penjuru dunia, termasuk Australia, Jerman, Jepang, Korea Selatan, Afrika Selatan, Inggris, hingga Vietnam. Sejak diinisiasi oleh almarhum Ciputra 32 tahun lalu, kejuaraan ini tercatat telah mengorbitkan sejumlah pegolf ternama seperti Thanyakon Krongpha, Guan Tian-lang, hingga Patty Tavatanakit.