Pelatih Timnas Yordania Jamal Sellami mengharapkan kehadiran Lionel Messi dalam komposisi skuad Argentina pada putaran final Piala Dunia 2026 mendatang. Keinginan tersebut disampaikan mengingat Yordania berada satu grup dengan sang juara bertahan di Grup J, sebagaimana dilansir dari Suara pada Rabu (13/5/2026).
Pertemuan antara Yordania dan Argentina dijadwalkan berlangsung di wilayah tuan rumah bersama yang mencakup Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Bagi Yordania, kompetisi ini merupakan debut bersejarah karena untuk pertama kalinya mereka berhasil menembus putaran final turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Spekulasi mengenai partisipasi kapten Argentina tersebut menjadi sorotan utama bagi kubu Yordania menjelang persiapan turnamen. Jamal Sellami mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian mengenai status kehadiran pemain kunci berjuluk La Pulga tersebut di ajang empat tahunan itu.
"Dari berita-berita yang beredar, belum ada konfirmasi apakah Messi tampil atau tidak (di Piala Dunia 2026-red). Kami tentu berharap dia bisa bermain," kata Sellami dalam laman resmi FIFA yang dipantau di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Penegasan mengenai kualitas Messi sebagai ikon sepak bola dunia menjadi dasar Sellami menginginkan tantangan besar bagi anak asuhnya. Pelatih berkebangsaan Maroko tersebut menilai bertanding melawan pemain dengan koleksi delapan Ballon d'Or akan memberikan pengalaman luar biasa bagi skuadnya.
"Pertandingan melawan Messi membutuhkan persiapan khusus," tutur pelatih asal Maroko tersebut.
Selain Argentina, Yordania harus bersaing dengan Timnas Austria dan Timnas Aljazair di Grup J untuk memperebutkan tiket ke babak gugur. Keberhasilan lolos ke Piala Dunia ini dianggap sebagai pencapaian berkelanjutan setelah tim berjuluk Al-Nashama itu tampil gemilang hingga mencapai final Piala Asia AFC 2023 di bawah arahan pelatih sebelumnya, Hussein Ammouta.
Jamal Sellami melihat momentum ini sebagai panggung pembuktian bagi sepak bola Asia Barat di tingkat global. Ia bertekad membawa timnya bermain dengan identitas kuat dan karakter pantang menyerah demi memberikan kesan positif pada penampilan perdana mereka.
"Berada di Piala Dunia adalah kesempatan bagi kami untuk menunjukkan bahwa kami lolos dari Asia, dan bahwa kami layak untuk menampilkan sepak bola Yordania," kata pria berusia 55 tahun itu.
Persiapan intensif kini mulai dirancang oleh tim kepelatihan guna menghadapi filosofi permainan yang berbeda-beda dari tiap lawan di fase grup. Perhelatan Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar secara resmi mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.