Para pemain Crystal Palace bersiap memberikan trofi juara Conference League sebagai kado perpisahan bagi manajer Oliver Glasner. Pertandingan final melawan Rayo Vallecano tersebut akan digelar di Red Bull Arena, Leipzig, pada Kamis dini hari WIB (28/4/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Laga ini menjadi momen terakhir bagi Oliver Glasner dalam menukangai Crystal Palace. Juru taktik tersebut memilih untuk tidak memperpanjang masa baktinya yang akan selesai pada musim panas mendatang demi mencari tantangan baru.
Oliver Glasner tercatat sebagai manajer paling sukses dalam sejarah klub setelah berhasil membawa Crystal Palace merengkuh gelar juara Piala FA musim lalu. Pada partai puncak tersebut, mereka sukses menumbangkan Manchester City yang lebih berpengalaman.
Kondisi itu mendorong penjaga gawang sekaligus kapten tim, Dean Henderson, untuk memotivasi rekan-rekannya agar tampil habis-habisan. Target meraih gelar juara diusung demi memberikan perpisahan yang indah bagi sang pelatih.
"Kebersamaan tim ini luar biasa. Semuanya saling memotivasi ke arah yang benar. Setiap orang di sini, semua staf di pusat latihan," ujar Dean Henderson, Kapten Crystal Palace.
Suasana kekeluargaan yang erat di dalam tim memicu ambisi yang sama untuk menjadi kampiun. Seluruh elemen klub kini sedang bekerja keras demi mewujudkan akhir yang bahagia bagi manajer mereka.
"Kami seperti klub keluarga. Kami punya tujuan dan keinginan yang sama, jadi juara. Sudah pasti itu bakal jadi akhir manis untuk Glasner.. Semua ingin happy ending dan semua bekerja keras meraihnya." kata Dean Henderson, Kapten Crystal Palace.
Dean Henderson juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas kepemimpinan pelatihnya selama ini. Ia menilai pencapaian posisi setinggi mungkin di akhir kompetisi akan menjadi sebuah hasil yang sensasional.
"Ini tentu luar biasa untuknya, bukan? Yang pasti dia manajer terbaik klub ini dan sensasional tentunya jika kami bisa finis setinggi mungkin." tutur Dean Henderson, Kapten Crystal Palace.