Kabar duka datang dari kompetisi bola basket Amerika Serikat setelah pebasket Memphis Grizzlies, Brandon Clarke, ditemukan meninggal dunia pada usia 29 tahun. Jasad sang atlet ditemukan di sebuah hunian yang terletak di kawasan San Fernando Valley, Los Angeles, pada Senin sore waktu setempat.
Aparat penegak hukum dari Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) mengonfirmasi penemuan jasad atlet kelahiran Vancouver, Kanada tersebut pada Senin, 11 Mei 2026 sore. Seperti dilansir dari Medcom, pengumuman resmi mengenai wafatnya sang pemain baru dikeluarkan oleh pihak berwenang pada Selasa, 12 Mei 2026 pagi.Berdasarkan laporan dari NBC News, pihak kepolisian menduga kuat bahwa Clarke mengembuskan napas terakhir akibat overdosis narkotika. Petugas penyidik menemukan sejumlah zat terlarang beserta peralatan pendukungnya di tempat kejadian perkara.
"Barang-barang terkait narkoba ditemukan di rumah tersebut, dan insiden ini sedang diselidiki sebagai kemungkinan overdosis. Otopsi akan dilakukan untuk menentukan penyebab serta cara kematian Clarke," tulis NBC News.Sebelum ditemukan meninggal dunia, Clarke dilaporkan sempat tersandung masalah hukum di wilayah Arkansas. Ia ditangkap oleh otoritas setempat atas dugaan pelanggaran batas kecepatan dalam berkendara sekaligus kepemilikan zat psikotropika ilegal.
Peristiwa tragis ini langsung memicu simpati dan duka mendalam dari manajemen Memphis Grizzlies. Pihak klub merilis pernyataan resmi untuk mengungkapkan rasa kehilangan yang besar atas kepergian sang pemain.
"Kami sangat berduka atas kehilangan tragis Brandon Clarke. Brandon adalah rekan satu tim yang luar biasa dan pribadi yang lebih baik lagi, yang pengaruhnya terhadap organisasi dan komunitas Memphis yang lebih luas tidak akan terlupakan," tulis pernyataan resmi klub.Perjalanan karier Clarke di pentas NBA dimulai sejak dirinya dipilih oleh Grizzlies pada putaran pertama sesi National Basketball Association (NBA) Draft edisi tahun 2019. Sejak momen tersebut, ia menghabiskan seluruh karier profesionalnya untuk memperkuat tim yang berbasis di Memphis tersebut.
Rekam jejak terakhir sang pebasket menunjukkan situasi yang cukup sulit setelah menjalani operasi pemulihan cedera lutut pada tahun lalu. Clarke tercatat hanya sempat tampil dalam dua pertandingan sepanjang bergulirnya kompetisi musim 2025-2026.