Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon secara resmi membuka gelaran Art Jakarta Gardens 2026 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026). Perhelatan seni internasional edisi kelima ini dijadwalkan berlangsung untuk masyarakat umum hingga 10 Mei 2026 mendatang.
Edisi tahun ini menampilkan sebanyak 26 galeri seni yang memamerkan karya pilihan di dalam dua tenda besar. Dilansir dari Detikcom, terdapat pula 30 karya patung yang ditempatkan pada area terbuka untuk memberikan pengalaman apresiasi seni yang berbeda bagi pengunjung.
Dalam pidato pembukaannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya platform ini bagi ekosistem seni nasional. Beliau menilai acara ini menjadi peluang besar bagi seniman lokal untuk naik kelas ke tingkat global.
"Platform Art Jakarta Gardens jadi sarana publik untuk memahami seni rupa dalam kehidupan budaya kita. Ekosistem seni rupa ditandai bukan hanya perayaan dari karya-karya di nasional tapi juga internasional," ungkap Fadli Zon, Menteri Kebudayaan RI.
Pemerintah juga memberikan dukungan melalui Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya. Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi para seniman agar dapat memperluas jangkauan profesional mereka di luar negeri.
"MTN Seni Budaya juga jadi partner dalam pameran ini, sudah menayangkan bibit-bibit unggul. Ada 5 ekosistem mulai dari musik, film, seni rupa, pertunjukan, dan juga sastra," sambung Fadli Zon.
Area Sculpture Garden menjadi daya tarik tersendiri dengan menampilkan karya-karya dari seniman ternama seperti Sunaryo, Nyoman Nuarta, hingga Naufal Abshar. Fadli Zon menyebut fokus pada patung luar ruang ini memberikan nuansa khas yang selalu dinanti oleh publik pencinta seni.
"Dari 26 galeri ya, ini tentu menghidupkan ekonomi budaya, ekonomi kreatif dan juga saya kira seiring dengan itu memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap ekspresi budaya, apresiasi terhadap ekspresi budaya khususnya lukisan-lukisan, patung-patung, atau karya karya seni rupa lainnya. Seperti di belakang ini ada instalasi juga yang pencapaian artistiknya itu luar biasa sebenarnya. Jadi kita tidak kalah dari negara-negara lain," tukas Fadli Zon.
Agenda tahunan yang dimulai sejak 2022 ini terus memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu pusat seni rupa di Asia Tenggara. Masyarakat dapat mengunjungi pameran ini setiap hari selama masa penyelenggaraan di lokasi Hutan Kota.