Pemerintah Kota Meksiko tengah memacu penyelesaian lima proyek infrastruktur utama menjelang pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 di Estadio Azteca. Pembangunan taman layang Calzada de Tlalpan dan renovasi Jalur 2 Metro menjadi fokus utama yang ditargetkan rampung pada awal Juni 2025 mendatang.
Pemerintah kota menggunakan dana pajak daerah untuk mendanai modernisasi transportasi dan fasilitas umum demi kenyamanan warga serta pengunjung. Namun, seperti dikutip dari Suara, sejumlah proyek infrastruktur tersebut masih belum rampung meski pembukaan Piala Dunia 2026 menyisakan waktu kurang dari dua pekan.
Setidaknya lima proyek utama yang dikelola pemerintah kota mengalami keterlambatan dari target awal pada akhir Mei. Salah satu proyek krusial adalah taman layang di Calzada de Tlalpan yang membentang hampir dua kilometer.
Wali kota Clara Brugada memastikan proyek ini akan selesai antara 7–8 Juni, hanya beberapa hari sebelum laga pembuka digelar di Estadio Azteca. Dalam pernyataannya, Brugada menegaskan proyek tersebut tidak hanya untuk ajang sepak bola.
"Proyek ini akan tetap untuk dinikmati masyarakat," ujarnya.
Fasilitas seperti lift, akses transportasi publik, dan jalur sepeda akan tersedia di taman layang tersebut. Biaya pembangunan taman layang itu mencapai lebih dari 26 miliar peso atau sekitar Rp580 miliar yang berasal dari skema khusus kenaikan pajak daerah sejak Maret 2025.
Selain itu, renovasi Jalur 2 Metro yang menghubungkan Tasqueña hingga Cuatro Caminos juga belum selesai. Para penumpang bahkan harus berbagi ruang dengan pekerja konstruksi yang dikebut untuk mengejar tenggat waktu.
Pemerintah kota mengklaim modernisasi ini tidak sekadar kosmetik. Proyek senilai 2,46 miliar peso tersebut mencakup pembaruan sistem, perawatan armada, hingga renovasi stasiun.
Proyek lain yang masih tertunda termasuk revitalisasi dermaga Xochimilco dan pembangunan jalur bawah tanah di sepanjang Calzada de Tlalpan. Meski sempat dijanjikan rampung sebelum turnamen, sebagian proyek baru akan dimulai atau dilanjutkan dalam waktu dekat.
Sekretaris Pekerjaan Umum, Raul Basulto, mengakui keterbatasan pengerjaan simultan yang terjadi di lapangan.
"Kami tidak bisa mengerjakan semuanya bersamaan karena akan mengganggu mobilitas warga," jelasnya.
Di sektor transportasi, proyek jalur baru seperti Rota Chapulín dan rute penghubung ke Huipulco juga masih menunggu peresmian. Pemerintah menjanjikan seluruh proyek akan segera dapat digunakan masyarakat dalam waktu dekat.