Pendapatan Apple Tembus Rp1.881 Triliun Berkat Pertumbuhan di Indonesia

Pendapatan Apple Tembus Rp1.881 Triliun Berkat Pertumbuhan di Indonesia

Raksasa teknologi Apple melaporkan pertumbuhan pendapatan dua digit di pasar Indonesia pada kuartal Maret 2026 seiring ekspansi perusahaan di negara berkembang. Dilansir dari Tekno, Indonesia menjadi salah satu fokus utama dalam laporan kinerja terbaru perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut.

Chief Financial Officer Apple, Kevan Parekh, mengonfirmasi bahwa performa bisnis di pasar negara berkembang menunjukkan tren positif yang signifikan. Hal ini memperkuat posisi Apple di tengah persaingan pasar ponsel pintar global yang semakin kompetitif.

"Kami tumbuh baik di pasar developed maupun emerging, dengan pertumbuhan dua digit di banyak negara berkembang, termasuk India dan Indonesia," kata Kevan Parekh, Chief Financial Officer Apple.

Parekh menambahkan bahwa sektor perangkat keras tetap menjadi kontributor terbesar bagi perusahaan. iPhone seri terbaru tercatat mendominasi penjualan di berbagai wilayah strategis dunia.

"IPhone tumbuh dua digit di sebagian besar pasar yang kami pantau, termasuk AS, Amerika Latin, China, Eropa Barat, India, Jepang, dan Asia Tenggara," ujar Kevan Parekh, Chief Financial Officer Apple.

CEO Apple, Tim Cook, menyatakan bahwa perusahaan berhasil mencetak rekor pendapatan baru untuk periode kuartal Maret. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya jumlah pengguna baru yang masuk ke dalam ekosistem Apple, terutama di wilayah Asia.

"Kami mencatat rekor pendapatan untuk kuartal Maret dan melihat pertumbuhan dua digit di hampir semua pasar emerging yang dipantau perusahaan," kata Tim Cook, CEO Apple.

Secara finansial, Apple membukukan total pendapatan sebesar 111,2 miliar dollar AS atau setara Rp1.881 triliun pada akhir April lalu. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 17 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Laba bersih perusahaan tercatat mencapai 29,6 miliar dollar AS dengan kontribusi dari sektor layanan sebesar 31 miliar dollar AS. Di Indonesia, Apple memperkuat kehadirannya melalui investasi senilai 1 miliar dollar AS dan peresmian lima Apple Developer Institute di Jakarta, Batam, Tangerang, dan Surabaya.

Artikel terkait

Rekomendasi