Aktor kawakan Eric Braeden mengungkapkan keraguan besarnya sebelum terlibat dalam proyek film legendaris Titanic akibat reputasi keras sutradara James Cameron. Braeden yang berperan sebagai tokoh nyata John Jacob Astor IV mengaku hampir membatalkan partisipasinya saat menuju lokasi syuting di Meksiko.
Kekhawatiran bintang opera sabun The Young and the Restless ini muncul setelah mendengar berbagai rumor negatif mengenai temperamen Cameron di lokasi kerja. Dilansir dari Detikcom, Braeden bahkan merasakan penderitaan psikologis yang cukup berat selama perjalanan menuju tempat pengambilan gambar.
"Saya sangat menderita sepanjang perjalanan menuju lokasi syuting. Saya bahkan sempat mencoba turun dari pesawat, tetapi pramugari tidak mengizinkan saya," kenang Braeden.
Ketegangan tersebut terus berlanjut hingga ia tiba di bandara dan berinteraksi dengan kru produksi. Berdasarkan keterangan sopir dan staf bagian kostum, sutradara James Cameron disebut sebagai sosok yang sangat sulit untuk diajak bekerja sama selama proses produksi berlangsung.
Meski mengawali proyek dengan rasa waswas, pandangan Braeden berubah drastis setelah bertemu langsung dengan Cameron yang ternyata merupakan penggemar karya fiksi ilmiah sang aktor. James Cameron memberikan sambutan hangat dan menunjukkan kekagumannya terhadap peran Braeden dalam film Colossus: The Forbin Project tahun 1970.
"Dia tidak bisa lebih ramah lagi kepada saya. Dia menyambut saya dengan hangat dan menyebutkan peran-peran saya yang dia kagumi. Hal itu langsung mengubah seluruh sikap saya," ujar Braeden.
Setelah pertemuan itu, Braeden memberikan dukungan penuh terhadap visi Cameron di tengah kekhawatiran banyak pihak mengenai biaya produksi yang membengkak. Ia menjadi salah satu orang pertama yang yakin akan kesuksesan film tersebut setelah melihat cuplikan lima menit pertama di trailer pribadi sang sutradara.
"Anda akan menghasilkan uang yang sangat banyak dari film ini," kata Braeden.
Selain dinamika hubungan kerja, Braeden juga menghadapi tantangan fisik yang berat saat melakoni adegan tenggelamnya kapal sebagai penumpang terkaya di Titanic. Sebanyak 120 ton air dilepaskan secara nyata untuk adegan kematian John Jacob Astor IV tanpa adanya sesi latihan fisik sebelumnya.
Braeden mengaku itu adalah momen paling menakutkan dalam hidupnya karena, adegan tersebut tidak mungkin dilakukan latihan fisik sebelumnya-semuanya harus terjadi secara nyata dalam satu kali pengambilan gambar.