Penggemar Jamu Indonesia Arena Jelang Konser ONE OK ROCK DETOX Tour 2026

Penggemar Jamu Indonesia Arena Jelang Konser ONE OK ROCK DETOX Tour 2026

Ribuan penggemar band rock alternatif asal Jepang, ONE OK ROCK, memadati area luar venue konser di Indonesia Arena, Jakarta pada Sabtu malam, 16 Mei 2026. Mereka mengantre sejak sore hari demi menyaksikan aksi panggung Taka dan kawan-kawan dalam gelaran konser bertajuk ONE OK ROCK: DETOX Asia Tour 2026, seperti dilansir dari Medcom.

Suasana di sekitar lokasi tampak hidup sejak pukul 16.00 WIB dengan berbagai aktivitas. Para penggemar terlihat berburu official merchandise, menikmati kuliner, hingga melakukan aksi tukar-menukar freebies dan penandatanganan banner yang diinisiasi oleh Fanbase ONE OK ROCK Indonesia.

Komunitas resmi ini mengelola ekosistem digital yang masif di berbagai lini media sosial, termasuk sub-komunitas regional di penjuru kota di Indonesia.

Head Creative Instagram @oneokrock_indo, Ayub (26), menjelaskan bahwa jaringan komunitas mereka kini tidak hanya berpusat di satu platform saja.

"Platform kita ada Instagram, X, Threads, Telegram, dan terus ada grup WhatsApp juga. Grup-grup regional juga ada banyak dan itu di bawah fanbase ONE OK ROCK Indonesia juga," ungkap Ayub kepada Medcom.

Kepengurusan aktif komunitas ini tergolong baru berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Event Manager @oneokrock_indo, Naufal (24), menceritakan keterlibatannya bermula secara tidak sengaja usai menonton konser Luxury Disease Asia Tour di Beach City International Stadium, Ancol, pada November 2023.

"Sebenarnya sih awal mulanya dari konser 2023 ya. Gue tuh awalnya berdiri sendiri aja, cuman fans biasa yang tidak tahu ada komunitasnya. Tapi di situ gue dikasih tahu sama salah satu teman gue yang ternyata tahu komunitas ONE OK ROCK Indonesia. Terus, gue langsung join ke grup WhatsApp-nya. Dan kebetulan di situ pas banget lagi ada nobar Live Streaming Luxury Disease. Singkat cerita, pengurus lama 'menjebak' gue buat masuk kepengurusan, lalu gue gantian 'menjebak' Ayub. Jadi bisa dibilang kami ini anak baru, baru sekitar dua tahun berjalan," ujar Naufal seraya tertawa.

Antusiasme luar biasa untuk konser ini dibangun melalui rangkaian acara pemanasan bertajuk Road to DETOX sejak Oktober tahun lalu.

Ayub menjelaskan bahwa pihak komunitas telah mengadakan karaoke night hingga acara tribute yang menyelipkan unsur album DETOX. Puncaknya terjadi pada 14 Mei kemarin lewat Gathering Nasional di Skitrow Coffee, Rawamangun, yang diisi tribute band dan giveaway.

"Tanggal 15 kita istirahat, dan hari ini (16 Mei) baru fokus ke konser," jelas Ayub.

Gerakan Khusus Sesi Encore

Selain menjaga antusiasme, Fanbase ONE OK ROCK Indonesia memelopori gerakan khusus atau fan project di media sosial. Mereka mengajak seluruh penonton di Indonesia Arena kompak menyuarakan lagu "Mighty Long Fall" dari album 35xxxv (2015) agar dibawakan sebagai lagu penutup atau encore.

Pemilihan lagu dan penempatannya di akhir konser dipikirkan secara matang agar tidak mengganggu setlist yang telah dipersiapkan oleh pihak band.

“Request-nya 'Mighty Long Fall' di akhir. Kenapa di akhir? Karena kita gak mau ngerusak setlist yang dia bikin dan juga tempo lagu yang udah dipersiapkan. Karena kita tahu juga DETOX ini sangat menguras suara dia, dari segi vokalnya, dari segi fisiknya, dan lain-lain. Jadi alangkah baiknya kita taruh itu di akhir," ujar Ayub.

Harapan untuk Masa Depan Band

Para pengurus fanbase turut menyampaikan harapan mereka terhadap kelanjutan karier bermusik grup asal Jepang tersebut.

Naufal berharap konsistensi kualitas musik mereka tetap berada di level tertinggi, mengingat DETOX menjadi album favoritnya saat ini.

“Semoga karya-karya yang akan datang cawur terus lah, the best terus. Karena Detox ini menurut gue album the best lagi buat gue. Jadi gue sangat berharap next albumnya juga se-the best ini," ungkap Naufal.

Sementara itu, Ayub mendukung penuh eksplorasi bermusik ONE OK ROCK ke depan, termasuk jika mereka memutuskan untuk menurunkan tempo musik di masa mendatang.

"Kalau gue gak berharap banyak. Dengan dia sudah sekeras ini, it's okay kalau ONE OK ROCK pengen bikin lebih slow. Tapi gue harap banget mereka tuh lebih banyak kolaborasi atau bikin album yang dinyanyiin dengan musisi Jepang lain. Itu kayaknya menarik untuk mereka sih," tutur Ayub.

Artikel terkait

Rekomendasi