Keluarga James F Sundah Gelar Penghormatan Terakhir di New York

Keluarga James F Sundah Gelar Penghormatan Terakhir di New York

Keluarga mendiang komposer legendaris James Freddy Sundah menyiapkan rangkaian prosesi penghormatan terakhir dan ibadah pelepasan yang dijadwalkan berlangsung di New York, Amerika Serikat, mulai Minggu (10/5/2026) waktu setempat.

Musisi yang wafat pada usia 70 tahun tersebut mengembuskan napas terakhir dengan tenang pada Kamis (7/5/2026) pukul 11.28 waktu setempat setelah menjalani perawatan medis intensif. Kabar duka ini disampaikan oleh perwakilan keluarga kepada kolega di industri musik nasional.

Priscillia Sundah Suntoso dan Erickjuno Jacob selaku perwakilan keluarga besar memohon doa terbaik agar almarhum mendapatkan ketenangan serta keluarga yang ditinggalkan memeroleh ketabahan.

"Kiranya Tuhan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan dari Tuhan Yesus Kristus," tulis pihak keluarga.

Sesi penghormatan terakhir atau viewing bagi para pelayat direncanakan bertempat di Schwartz Brothers Memorial Chapel, Forest Hills, pada Minggu (10/5/2026). Prosesi ini akan dibuka mulai pukul 15.00 hingga 20.00 waktu New York sebagai ruang bagi kerabat untuk mendoakan almarhum.

Pihak pengelola rumah duka mengimbau kerabat yang berencana mengirimkan karangan bunga untuk mematuhi batas waktu penerimaan pada Minggu sore. Ketentuan ini bertujuan untuk memastikan pengaturan letak bunga selesai sebelum kehadiran para jemaat.

Rangkaian upacara berlanjut pada Senin (11/5/2026) pukul 09.00 waktu setempat melalui ibadah pelepasan resmi. Segera setelah ibadah tersebut usai, jenazah James Freddy Sundah akan diberangkatkan menuju lokasi peristirahatan terakhir.

St. John Cemetery yang berlokasi di Middle Village, New York, telah ditetapkan sebagai tempat pemakaman sang komposer. Seluruh anggota keluarga besar dijadwalkan hadir mendampingi prosesi penguburan di kawasan pemakaman tersebut.

Keluarga juga mengeluarkan instruksi khusus terkait busana para pelayat dengan meminta tamu mengenakan pakaian berwarna cerah seperti ungu, biru, merah, atau oranye sebagai bentuk perayaan kehidupan. Secara spesifik, keluarga mengimbau para pelayat untuk menghindari penggunaan warna hitam atau putih demi mencerminkan kepribadian almarhum yang dikenal penuh warna.

Artikel terkait

Rekomendasi