Pengunjung Hammersonic 2026 Minta Promotor Hadirkan Musisi Punk

Pengunjung Hammersonic 2026 Minta Promotor Hadirkan Musisi Punk

Festival musik keras Hammersonic 2026 resmi digelar di area NICE PIK 2, Jakarta, pada Sabtu dan Minggu, 2 hingga 3 Mei 2026. Perhelatan tahunan yang digarap Ravel Entertainment tersebut berhasil menarik minat ribuan penggemar musik cadas dari berbagai daerah, termasuk musisi asal Bandung.

Dilansir dari Suara, ajang ini menampilkan deretan musisi internasional dan lokal yang memadati panggung selama dua hari pelaksanaan. Salah satu pengunjung, Yoseph Sone, sengaja datang jauh dari Kota Bandung sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem musik tanah air.

Yoseph menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk apresiasi terhadap keberlangsungan acara musik berskala besar di Indonesia. Baginya, Hammersonic merupakan agenda yang sangat krusial bagi para penikmat musik distorsi.

"Ya terpenting kan ini adalah acara besar tahunan," ujar Yoseph saat ditemui di Nice PIK 2, Sabtu (2/5/2026).

Yoseph mengaku tetap antusias menikmati hari pertama festival meskipun band idolanya, Agnostic Front, baru dijadwalkan tampil pada hari kedua, Minggu, 3 Mei 2026. Ia mengalihkan perhatiannya untuk menonton band-band lokal ternama di hari pembukaan.

"Lokalnya ada Burgerkill. Jadi tetap antusias datang," kata Yoseph.

Meski puas dengan penyelenggaraan tahun ini, Yoseph menitipkan harapan agar promotor lebih berani melakukan eksperimen genre pada masa mendatang. Ia menginginkan adanya keberagaman aliran musik agar panggung Hammersonic menjadi lebih berwarna.

Keinginan tersebut mencakup kolaborasi antara komunitas metal dan punk melalui kehadiran band legendaris dunia. Yoseph secara spesifik menyebutkan nama The Exploited dan Sex Pistols sebagai kandidat penampil yang ia dambakan.

"Mungkin kalau masukan di genre-genre lebih baik agak multi genre, saya pengen adanya mungkin Exploited atau Sex Pistols," ucap Yoseph.

Artikel terkait

Rekomendasi