Film Salmokji Whispering Water Raih 237 Ribu Penonton di Indonesia

Film Salmokji Whispering Water Raih 237 Ribu Penonton di Indonesia

Film horor asal Korea Selatan bertajuk Salmokji: Whispering Water mencatatkan angka kunjungan penonton yang signifikan dengan menjaring lebih dari 237 ribu orang hingga hari kedua penayangannya di berbagai bioskop seluruh Indonesia.

Data yang dihimpun menunjukkan bahwa pada hari perdana penayangan, yakni 1 Mei 2026, film ini telah mengantongi sekitar 139 ribu penonton. Pencapaian di Indonesia tersebut dilaporkan melampaui performa debutnya di Korea Selatan yang mencatat angka 89 ribu penonton sebagaimana dilansir dari Suara.

Tren positif ini terus berlanjut seiring tingginya antusiasme masyarakat terhadap genre horor, sehingga akumulasi penonton meningkat drastis memasuki hari kedua. Distribusi film yang merata di jaringan bioskop nasional diprediksi akan terus menambah total angka kunjungan dalam beberapa hari ke depan.

Produksi besutan Onroad Media ini mengetengahkan narasi mengenai teror yang menimpa kru film saat mengunjungi sebuah waduk terpencil bernama Salmokji. Misi awal mereka adalah melakukan pengambilan gambar ulang setelah mendapati penampakan sosok misterius pada rekaman video sebelumnya.

Konflik memuncak ketika karakter utama bernama Su In, seorang produser yang diperankan oleh Kim Hye-yoon, harus memimpin timnya menghadapi serangkaian kejadian supranatural di lokasi tersebut. Su In mengambil alih tanggung jawab ini setelah rekan seniornya dinyatakan menghilang secara misterius di tempat yang sama.

Selain Kim Hye-yoon, aktor Lee Jong-won turut membintangi film ini sebagai tokoh bernama Ki Tae. Karakter tersebut dikisahkan terjebak bersama enam anggota kru lainnya di area waduk yang gelap saat perangkat navigasi GPS mereka mendadak tidak berfungsi.

Upaya pelarian tim produksi tersebut terhambat oleh kondisi geografis yang terisolasi dan gangguan teknis, yang memaksa mereka berhadapan langsung dengan ancaman dari dalam perairan Salmokji. Saat ini, film tersebut masih tersedia di layar lebar untuk memenuhi permintaan pasar film horor di tanah air.

Artikel terkait

Rekomendasi