Pep Guardiola Resmi Meninggalkan Manchester City Setelah Sepuluh Tahun

Pep Guardiola Resmi Meninggalkan Manchester City Setelah Sepuluh Tahun

Manajer Pep Guardiola resmi mengakhiri kerja sama dengan Manchester City setelah mengabdi selama sepuluh tahun bagi klub tersebut pada Jumat (22/5) sore WIB. Pengumuman perpisahan ini menandai berakhirnya era dominasi pelatih asal Spanyol tersebut bersama klub berjuluk The Citizens.

Dominasi total ditunjukkan Manchester City di Liga Inggris lewat torehan enam gelar juara, termasuk keberhasilan meraih empat trofi secara beruntun. Dilansir dari Detik Sport, pelatih kelahiran Santpedor itu juga mencatatkan sejarah besar dengan mempersembahkan trofi Liga Champions pertama untuk klub pada tahun 2023.

Prestasi fenomenal lainnya dicapai pada tahun yang sama saat Manchester City meraih treble winners guna menyamai rekor rival sekota mereka, Manchester United. Koleksi trofi Guardiola selama satu dekade di klub Inggris tersebut mencapai total 20 gelar juara di berbagai kompetisi resmi.

Dalam momen perpisahannya, penggalan kalimat menyentuh disampaikan oleh sang pelatih terkait keputusannya meninggalkan klub.

"Tidak ada yang abadi, jika ada, aku pasti sudah di sini. Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta yang saya miliki untuk Manchester City," ujar Pep Guardiola.

Pelatih legendaris tersebut kemudian mengenang kembali momen awal kedatangannya ke klub saat pertama kali diwawancarai oleh musisi Noel Gallagher.

"Saat aku tiba, wawancara pertama aku adalah dengan Noel Gallagher. Setelahnya aku keluar sambil berpikir, 'Oke... Noel ada di sini? Ini akan menyenangkan,'" kata Pep Guardiola.

Guardiola menutup pernyataan resminya dengan menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih mendalam kepada seluruh pendukung Manchester City.

"Terima kasih telah mendorongku. Terima kasih telah mencintaiku. Noel, aku benar... ini sangat menyenangkan. Love you all," tutup Pep Guardiola.

Artikel terkait

Rekomendasi