Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City Usai Hadapi Aston Villa

Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City Usai Hadapi Aston Villa

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, bersiap menyudahi masa baktinya yang telah berjalan selama sepuluh tahun. Pertandingan kompetitif melawan Aston Villa pada hari Minggu mendatang akan menjadi momen terakhir sang pelatih mendampingi tim di Stadion Etihad.

Hingga saat ini, sosok juru taktik asal Spanyol tersebut enggan ikut campur dalam menentukan suksesornya. Seperti dikutip dari Suara, juru taktik berusia 55 tahun itu menegaskan bahwa nakhoda baru klub berjuluk The Citizens tersebut harus mempertahankan keunikan karakternya sendiri.

Mantan asisten Guardiola yang kini menangani Chelsea, Enzo Maresca, dilaporkan menjadi figur terdepan yang berpotensi mengisi kursi kepelatihan yang ditinggalkan. Kendati demikian, Guardiola memilih menjaga jarak dari urusan manajerial internal tersebut dan enggan dimintai masukan oleh jajaran direksi klub.

Guardiola memberikan pandangan mengenai pentingnya orisinalitas bagi manajer baru yang akan menggantikan posisinya di masa depan.

"Dalam pekerjaan seperti ini, tidak bisa hanya menyalin dan menempel," kata Guardiola.

"Anda harus unik, natural, dan menjadi diri sendiri. Manajer baru nanti akan menjadi dirinya sendiri. Ketika semuanya mulai menjadi tiruan dari orang lain, itu tidak akan berjalan baik," tutur Guardiola.

"Setiap orang berbeda. Memang harus seperti itu. Karena itulah semuanya akan berjalan dengan baik," lanjutnya.

Sikap Terkait Kasus Finansial Klub

Di samping persoalan transisi kepemimpinan tim, Manchester City juga tengah menanti keputusan otoritas terkait tuntutan 115 pelanggaran finansial yang diajukan Premier League sejak Februari 2023. Guardiola tetap menyatakan pembelaan dan keyakinannya bahwa manajemen klub tidak bersalah.

"Karena saya percaya kepada mereka," ujar Guardiola.

"Saya percaya kepada mereka karena saya berbicara langsung dengan mereka dan percaya dengan cara mereka bekerja serta bertindak. Jadi apa pun yang terjadi, nanti akan ada keputusan akhirnya. Saya percaya kepada mereka," kata Guardiola.

Rencana Rehat dan Fokus Keluarga

Meskipun sering dikaitkan dengan rumor untuk melatih tim nasional, termasuk posisi manajer Timnas Inggris, Guardiola memilih untuk menjauh sejenak dari aktivitas lapangan hijau demi berkumpul bersama keluarga.

"Saya tidak punya rencana pasti soal masa depan selain beristirahat dan mengambil kembali waktu yang hilang bersama anak-anak saya ketika mereka tumbuh besar," kata Guardiola.

"Ada banyak hal yang belum saya lakukan dan ingin saya lakukan. Jadi saya tidak memikirkan apa pun yang berkaitan dengan sepak bola untuk beberapa tahun ke depan," ujar Guardiola.

"Saya perlu istirahat dan refleksi. Setelah itu, baru kita lihat apa yang terjadi. Untuk sekarang, saya hanya ingin beristirahat dan melakukan banyak hal sederhana yang dulu belum sempat saya lakukan," pungkas Guardiola.

Artikel terkait

Rekomendasi