Pepijn Lijnders Tolak Kontrak Baru dan Tinggalkan Manchester City

Pepijn Lijnders Tolak Kontrak Baru dan Tinggalkan Manchester City

Asisten pelatih Pepijn Lijnders memutuskan untuk meninggalkan Manchester City pada Jumat, 22 Mei 2026, setelah menolak tawaran perpanjangan kontrak berdurasi beberapa tahun dari manajemen klub berjuluk The Citizens tersebut.

Keputusan pria asal Belanda itu diambil karena dirinya enggan bekerja di bawah arahan Enzo Maresca, yang telah ditunjuk sebagai suksesor Pep Guardiola. Kabar hengkangnya Lijnders ini pertama kali dilaporkan oleh media olahraga The Athletic.

Pertandingan melawan Aston Villa pada hari Minggu mendatang akan menjadi momen terakhir Lijnders mendampingi tim di bangku cadangan. Setelah laga usai, mantan arsitek tim NEC itu dijadwalkan segera berpamitan kepada para pemain, staf kepelatihan, beserta seluruh pendukung klub.

Lijnders yang sempat menandatangani kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan pada musim lalu kini tengah bersiap mencari tantangan baru di Inggris. Langkah ini sekaligus memperkecil kemungkinan dirinya untuk kembali bekerja sama dengan Guardiola yang memilih beristirahat dari dunia sepak bola.

Sebelum berlabuh ke Etihad Stadium, Lijnders memiliki rekam jejak sebagai asisten Jürgen Klopp di Liverpool dalam dua periode berbeda. Bersama klub Merseyside tersebut, ia sukses mempersembahkan gelar juara Premier League, Champions League, FA Cup, hingga EFL Cup.

Meski memiliki karier sukses sebagai asisten, Lijnders tercatat kurang beruntung saat menjadi manajer utama di NEC dan RB Salzburg. Di Austria, dirinya bahkan mengalami pemecatan oleh manajemen RB Salzburg setelah hanya bertugas selama tujuh menteri akibat rangkaian hasil buruk.

Ketertarikan dari klub-klub Divisi Championship dan Portugal sejatinya sudah datang sejak tahun lalu untuk memakai jasanya. Namun, Lijnders kala itu lebih memilih pinangan Manchester City demi mendapatkan kesempatan berharga bekerja mendampingi Guardiola.

Artikel terkait

Rekomendasi