Xiaomi kini menyediakan dua produk unggulan untuk persaingan gadget di kelas harga Rp6 jutaan. Dua perangkat kelas menengah premium tersebut adalah POCO X8 Pro Max dan Redmi Note 15 Pro+.
Dari segi harga, Redmi Note 15 Pro+ dipasarkan dengan nilai yang sedikit lebih ekonomis. Varian 8/256GB dari model ini dijual mulai Rp6.029.000, sedangkan varian 12/512GB dibanderol seharga Rp6.829.000.
Sementara itu, dilansir dari Belanjaon, POCO X8 Pro Max menargetkan pasar yang sedikit lebih tinggi. Ponsel ini dipasang pada harga Rp6.699.000 untuk opsi memory 12/256GB dan Rp7.199.000 untuk kapasitas 12/512GB.
Sektor performa menampilkan perbedaan basis mesin yang mencolok. POCO X8 Pro Max mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9500s yang diproduksi melalui fabrikasi 3 nm yang efisien.
Di pihak lain, Redmi Note 15 Pro+ menggunakan sistem pemrosesan Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 dengan fabrikasi 4 nm. Komponen ini mumpuni dalam menangani rutinitas harian serta aktivitas bermain game berat.
Visual Layar dan Ketahanan Fisik
Meskipun mesinnya berbeda, aspek layar kedua ponsel pintar ini mengusung spesifikasi yang hampir kembar. Panel yang terpasang menggunakan tipe AMOLED berukuran 6,83 inci dengan tingkat resolusi sebesar 1280 x 2772 piksel.
Dukungan visual teknologi Dolby Vision telah melengkapi kedua perangkat ini. Tingkat kecerahan puncak mencapai 3500 nits untuk POCO X8 Pro Max dan berada pada angka 3200 nits untuk Redmi Note 15 Pro+.
Untuk urusan durabilitas fisik, Redmi Note 15 Pro+ memiliki kelebihan berkat lapisan pelindung Gorilla Glass Victus 2. Layar ini diklaim mampu bertahan saat jatuh dari ketinggian hingga 2,5 meter.
Tingkat ketahanan terhadap air dari kedua produk kelas menengah ini sama-sama tangguh. Keduanya mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69K yang membuatnya aman dari semprotan air bersuhu dan bertekanan tinggi.
Konfigurasi Kamera Utama dan Video
Sektor fotografi Redmi Note 15 Pro+ mengandalkan kamera utama beresolusi 200 MP dengan lensa tipe wide-angle. Kamera tersebut didukung oleh sistem multi-directional PDAF, fitur OIS, serta sensor ultrawide beresolusi 8 MP (f/2.2).
Fasilitas rekam video kamera belakang Redmi mentok pada resolusi 4K@30fps. Sementara itu, performa kamera depan yang beresolusi 32 MP bisa memproduksi video dengan format kualitas mencapai 1080p@60fps.
Berbeda dari rivalnya, POCO X8 Pro Max memasang sensor wide-angle berkekuatan 50 MP sebagai kamera utama. Lensa ini dibekali bukaan f/1.5 yang lebih lebar untuk memaksimalkan tangkapan gambar di ruang gelap dan ditunjang fitur OIS.
Sisi ultrawide POCO didukung lensa beresolusi 8 MP (f/2.2). Keunggulan video kamera utama POCO sanggup menembus format 4K@60fps dengan standar HDR10+, sedangkan kamera depan 20 MP miliknya merekam video hingga kualitas 1080p@60fps.
Kapasitas Baterai dan Pengisian Daya
Untuk urusan daya bertenaga besar, POCO memimpin dengan kapasitas baterai mencapai 8500 mAh. Daya tampung raksasa ini diklaim sanggup menopang operasional perangkat hingga tiga hari untuk pola pemakaian normal.
Ukuran baterai POCO tersebut melampaui kapasitas milik Redmi Note 15 Pro+ yang dibekali daya sebesar 6500 mAh. Terlepas dari perbedaan kapasitas, kedua smartphone Xiaomi ini sama-sama mengadopsi teknologi pengisian daya cepat fast charging 100W melalui kabel.