Xiaomi Luncurkan Lini Flagship Xiaomi 17T dan 17T Pro ke Pasar Global

Xiaomi Luncurkan Lini Flagship Xiaomi 17T dan 17T Pro ke Pasar Global

Xiaomi resmi menghadirkan lini smartphone premium terbaru mereka, Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro, ke pasar global pada Jumat, 29 Mei 2026. Dikutip dari Suara, kedua perangkat flagship ini dibekali dengan kamera Leica, layar AMOLED berkualitas tinggi, serta baterai silikon-karbon berkapasitas besar.

Meskipun memiliki tampilan yang serupa, kedua ponsel ini menyimpan perbedaan besar pada sektor performa, kapasitas ruang penyimpanan, sistem pengisian daya, dan kemampuan kamera. Pasar global dapat membawa pulang perangkat ini dengan harga jual mulai dari Rp15,58 juta.

Sektor dapur pacu menjadi pembeda paling utama antara kedua model ini. Xiaomi 17T Pro mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9500 dengan fabrikasi 3nm yang mumpuni untuk kebutuhan multitasking ekstrem, pemrosesan AI, dan game berat.

Sementara itu, Xiaomi 17T versi reguler ditenagai oleh chipset Dimensity 8500-Ultra yang menggunakan fabrikasi 4nm. Walau kedua model sudah didukung RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1, varian Pro mendapatkan opsi penyimpanan yang lebih luas.

Xiaomi 17T standar hadir dengan konfigurasi RAM 12GB serta pilihan penyimpanan internal 256GB dan 512GB. Di sisi lain, Xiaomi 17T Pro menyediakan pilihan tambahan berupa kapasitas penyimpanan jumbo hingga 1TB.

Daya Baterai dan Fitur Kamera Leica

Beralih ke sektor daya, Xiaomi 17T Pro mengusung baterai silikon-karbon berkapasitas 7.000mAh yang mendukung fitur HyperCharge 100W serta pengisian daya nirkabel atau wireless charging 50W. Untuk model reguler, Xiaomi menyematkan baterai 6.500mAh dengan pengisian daya cepat kabel 67W tanpa dukungan pengisian nirkabel.

Meski terdapat perbedaan kecepatan pengisian, kedua tipe smartphone ini tetap dilengkapi fitur reverse charging menggunakan kabel hingga 22,5W. Sektor kamera dari kedua gawai ini juga dirancang melalui kolaborasi bersama Leica.

Keduanya membawa konfigurasi kamera utama 50MP, lensa telefoto periskop 50MP, dan kamera ultrawide 12MP. Perbedaannya terletak pada sensor Light Fusion 950 dengan aperture f/1.67 yang disematkan pada model Pro untuk tangkapan gambar yang lebih detail.

Sedangkan model standar masih memakai sensor Light Fusion 800. Keunggulan lain dari varian Pro juga mencakup kemampuan merekam video yang sudah mencapai resolusi 8K serta video 4K dengan kecepatan 120fps.

Artikel terkait

Rekomendasi