Sejumlah klub papan atas dari Italia, Spanyol, Jerman, hingga Turki dilaporkan tengah bersaing ketat untuk mendatangkan penyerang Olympique de Marseille, Mason Greenwood, pada bursa transfer musim panas 2026.
Langkah pencarian penyerang baru ini mencuat setelah Marseille dipastikan gagal mengamankan tiket Liga Champions untuk musim depan akibat finis di peringkat kelima klasemen akhir Ligue 1 dengan raihan 59 poin.
Kondisi keuangan yang terdampak akibat kegagalan tersebut memaksa klub Prancis itu untuk mempertimbangkan penjualan aset paling berharga mereka, meskipun Greenwood sempat menyatakan komitmennya.
Di Turki, calon presiden Fenerbahce Hakan Safi bergerak cepat dengan menyiapkan pengumuman perekrutan besar-besaran untuk mengubah peta kekuatan klubnya.
Hakan Safi berencana mengumumkan kesepakatan ini pada hari Minggu demi memenangkan persaingan pemilu klub melawan rivalnya, Aziz Yildirim, dengan mendatangkan Greenwood serta legenda AC Milan Paolo Maldini.
"Satu bintang saja tidak cukup bagi Fenerbahce saya," kata Hakan Safi, Calon Presiden Fenerbahce.
Safi menegaskan bahwa dirinya berkomitmen penuh untuk membangun kekuatan tim yang disegani demi mengembalikan kedudukan dominan klub di kompetisi domestik Turki.
"Kami akan membangun skuad yang akan membuat lutut lawan gemetar," ujar Hakan Safi, Calon Presiden Fenerbahce.
Di sisi lain, Greenwood sebenarnya sempat mengutarakan kebahagiaannya bermain di kompetisi Prancis setelah mencatatkan 26 gol dan 11 assist dari 45 laga musim ini serta masuk dalam Tim Terbaik Musim Ini Ligue 1.
"Musim ini terkadang sulit secara kolektif, terutama dalam beberapa bulan terakhir, tetapi secara individu saya rasa saya menjalani musim yang bagus. Ada beberapa pemain luar biasa di tim terbaik tahun ini, jadi senang rasanya menerima trofi ini. Ligue 1 adalah liga yang luar biasa. Kami memainkan pertandingan-pertandingan yang luar biasa, dan bagi saya, ini adalah salah satu liga terbaik yang pernah saya ikuti. Saya berharap bisa tetap bertahan," kata Mason Greenwood, Penyerang Olympique de Marseille.
Sementara itu, bursa transfer Italia juga memanas setelah AS Roma di bawah asuhan Gian Piero Gasperini ikut menjadikan penyerang berpaspor Inggris tersebut sebagai target utama guna memperkuat lini serang mereka.
Dilansir dari program radio Te la do io Tokyo, ayah dari mantan pemain Manchester United tersebut dikabarkan sudah membuka komunikasi awal dengan beberapa pihak perantara untuk menjajaki peluang pindah ke klub berjuluk Giallorossi.
Namun, kepindahan menuju Roma sangat bergantung pada keberhasilan klub tersebut mengamankan posisi empat besar Serie A dalam pertandingan penentu melawan Hellas Verona demi tiket Liga Champions.
Hambatan lain bagi para peminat adalah nilai transfer Greenwood yang dipatok tinggi oleh Marseille, yakni berada di kisaran 50 juta euro menurut TuttoMercatoWeb, atau bahkan mencapai 70 hingga 80 juta euro berdasarkan laporan L'Equipe.
Marseille enggan menurunkan harga jual karena Manchester United masih memiliki hak klausul penjualan sebesar 40 persen dari masa lalu, sehingga Roma dilaporkan harus menjual pemain seperti Matias Soule dan Manu Kone demi menyeimbangkan neraca keuangan.