Akun Instagram Ahmad Dhani Diretas untuk Penipuan Penjualan Emas

Akun Instagram Ahmad Dhani Diretas untuk Penipuan Penjualan Emas

Akses akun Instagram resmi milik musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani, dilaporkan telah dikuasai oleh peretas pada Rabu (6/5/2026). Insiden keamanan digital pada akun @ahmaddhaniofficial tersebut menyebabkan perubahan konten yang merugikan pengikutnya.

Pihak manajemen Dewa 19 memberikan konfirmasi terkait gangguan akses yang dialami oleh pentolan grup band tersebut. Sebagaimana dilansir dari Suara, penyalahgunaan akun terjadi sesaat setelah akses ilegal berhasil dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Konten pada akun yang biasanya menampilkan aktivitas pribadi Ahmad Dhani tersebut berubah menjadi etalase promosi ilegal. Peretas menggunakan platform tersebut untuk menawarkan penjualan emas Antam dan perangkat ponsel palsu kepada para pengikut sang musisi.

Fenomena pembajakan akun figur publik saat ini kerap menggunakan metode pengiriman tautan palsu. Modus operandi yang sering ditemukan meliputi teknik jebakan phishing yang dirancang sangat rapi untuk mengelabui pemilik akun asli.

Guna menghindari insiden serupa, pemilik akun media sosial sangat disarankan untuk mengaktifkan fitur Autentikasi Dua Faktor (2FA). Langkah ini menjadi proteksi ganda yang mempersulit akses peretas meskipun kata sandi utama telah bocor.

Penggunaan aplikasi autentikator seperti Google Authenticator dinilai lebih aman dibandingkan kode verifikasi melalui SMS. Hal ini dikarenakan pengiriman kode lewat jaringan seluler memiliki risiko penyadapan melalui metode SIM Swap.

Selain itu, kewaspadaan terhadap pesan yang mengatasnamakan dukungan resmi Instagram perlu ditingkatkan. Peretas sering kali mengirimkan surat elektronik atau pesan singkat yang mengklaim adanya pelanggaran hak cipta demi memancing korban mengeklik tautan berbahaya.

Pemilik akun juga diimbau untuk rutin memeriksa menu aktivitas login guna memantau perangkat yang terhubung. Pemutusan akses secara rutin terhadap aplikasi pihak ketiga yang mencurigakan, seperti layanan penambah pengikut, menjadi langkah krusial dalam menjaga integritas keamanan akun.

Artikel terkait

Rekomendasi