Florentino Perez Janji Usut Kasus Suap Wasit Negreira Jika Terpilih Lagi

Florentino Perez Janji Usut Kasus Suap Wasit Negreira Jika Terpilih Lagi

Persaingan menuju kursi nomor satu Real Madrid memanas dengan munculnya janji politik dari petahana, Florentino Perez. Pria berusia 79 tahun tersebut menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus dugaan suap wasit Negreira yang melibatkan rival abadi mereka, Barcelona.

Seperti dikutip dari Detik Sport, Real Madrid dijadwalkan menggelar pemilihan presiden klub pada Minggu (7/6/2026). Momentum ini menjadi pemilu pertama yang digelar oleh kubu Los Blancos dalam kurun waktu 20 tahun terakhir.

Florentino Perez maju sebagai kandidat petahana dalam pemilihan presiden kali ini. Pengusaha asal Spanyol tersebut mendapat tantangan dari Enrique Riquelme yang ikut bersaing memperebutkan posisi tertinggi di Santiago Bernabeu.

Isu mengenai kasus Negreira menjadi salah satu komoditas kampanye yang diangkat oleh Perez. Kasus ini berkaitan dengan dugaan tindakan suap yang dilakukan Barcelona kepada Jose Maria Enriquez Negreira, mantan wakil presiden Komite Teknis Wasit Spanyol, dengan nilai mencapai jutaan euro sepanjang periode 2001-2018.

Perez mengaku telah menyusun dokumen laporan yang sangat tebal mengenai skandal yang dinilai merugikan Los Merengues tersebut. Ia bahkan sudah berkomunikasi langsung dengan Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, untuk segera menyerahkan berkas laporan itu setelah rangkaian pemilu selesai.

"Hal pertama yang akan saya lakukan sebagai presiden adalah secara pribadi membawa laporan yang telah kami siapkan ke UEFA agar mereka dapat melihat sepenuhnya kasus dugaan korupsi ini, yang telah berlangsung selama tiga dekade, sejauh yang kami ketahui. Saya mengatakan ini kepada presiden UEFA pada hari Sabtu," kata Perez, dilansir dari AS Diario.

"Dengan saya sebagai presiden, para anggota adalah dan akan selalu menjadi pemilik Real Madrid. Pemain terbaik di dunia akan selalu bermain untuk saya, dan tahun ini tidak terkecuali," dia menambahkan.

"Real Madrid bukanlah sesuatu yang bisa Anda jalani begitu saja. Mari kita pergi dan memberikan suara pada hari Minggu untuk masa kini dan masa depan Real Madrid. Kita masih memiliki banyak sejarah untuk dibuat," pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi