Ridho Illahi dan Anindya Caroline Menikah Usai Hubungan Nyaris Kandas

Ridho Illahi dan Anindya Caroline Menikah Usai Hubungan Nyaris Kandas

Aktor FTV Ridho Illahi resmi mempersunting Anindya Caroline sebagai istrinya pada Januari lalu setelah melewati dinamika hubungan yang diwarnai perselisihan besar. Pernikahan ini menjadi keputusan krusial bagi pasangan tersebut saat jalinan asmara mereka berada di ambang perpisahan akibat ego yang tinggi.

Sebagaimana dilansir dari Detik Hot, prosesi sakral tersebut tetap terlaksana meski sebelumnya Ridho dan Anindya sempat merasakan kejenuhan dalam berkomunikasi. Ridho mengakui bahwa perbedaan karakter dan usia menjadi tantangan tersendiri selama masa pacaran yang telah berlangsung lebih dari satu tahun.

"Lucu juga sih sebenarnya. Kita kan sudah pacaran setahun lebih. Sering berantemlah. Ego aku masih besar, ditambah umur dia yang 21 mau 22 tahun ini, egonya juga makin gede kan," katanya saat ditemui di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Aktor tersebut menjelaskan bahwa rentetan pertengkaran yang terjadi sempat memicu pemikiran bahwa hubungan mereka sudah tidak memiliki keselarasan lagi. Ketidakcocokan tersebut bahkan sempat membuatnya merasa lelah untuk mempertahankan status pacaran.

"Sebagai cowok, ego aku juga ada. Jadi kita di titik yang sering berantem besar. Ah capek nih hubungan berantem terus, kayak nggak nyambung," tuturnya.

Dalam situasi yang kritis tersebut, Anindya Caroline kemudian melontarkan gagasan untuk melangkah ke jenjang pernikahan sebagai solusi terakhir untuk mempertahankan kebersamaan mereka. Tawaran tersebut muncul di tengah rasa putus asa yang menyelimuti hubungan keduanya.

"Ya kalau kita masih mau balik, nikah saja. Karena waktu itu sudah di ujung banget hubungannya, sudah hopeless banget. Kayak ya sudah deh kalau mau putus, putus. Tapi kalau kita mau jalan lagi, nikah saja," ungkap Anindya Caroline.

Anindya yang kini berusia 22 tahun mengaku ingin mengubah pola hubungan yang sebelumnya dipenuhi drama pertengkaran menjadi ikatan yang lebih dewasa. Ia merasakan adanya perubahan positif dalam interaksi mereka setelah menyandang status sebagai suami istri.

"Karena sudah nggak kuat pacaran berantem terus, siapa tahu pas sudah nikah makin dewasa. Dan ternyata kebukti, selama nikah nggak ada berantem sama sekali. Debat ada, tapi nggak kayak waktu pacaran," katanya.

Mengenai tanggapan keluarga, Anindya menyebutkan bahwa perbedaan usia 16 tahun dengan Ridho bukan merupakan kendala. Pihak keluarga, terutama ibunya, justru lebih menaruh perhatian pada rekam jejak masa lalu pria yang kini menjadi menantunya tersebut.

"Kalau dari keluarga, cuma nanya masa lalu dia saja. Ditanya 'Yakin nggak?'. Masa lalu dia gimana sih. Bukan masalah umur, atau kerjaan. Cuma masa lalu kamu doang yang ditanya sama mama aku," ujar Anindya sambil tertawa.

Terkait teknis pernikahan, Anindya harus menggunakan wali hakim dalam prosesi akad nikah tersebut. Hal ini disebabkan oleh kondisi kesehatan ayahnya yang berhalangan hadir secara fisik karena harus menjalani perawatan medis.

"Iya benar, wali hakim. Sebenarnya bisa datang, cuma kan papa non-muslim. Waktu itu papa juga lagi sakit saraf, dirawat di rumah sakit pas banget di hari H," jelas Anindya.

Kendala ketidakhadiran orang tua tidak hanya datang dari pihak ayah, namun sang ibu juga batal hadir di lokasi karena adanya peristiwa duka di keluarga besar tepat pada hari pernikahan mereka dilangsungkan.

"Terus mama sudah mau kita beliin tiket, tapi pas di hari H-nya, pakde aku meninggal. Makanya jadi diwalihakimkan, dan kita video call sama papa dan mamanya," lanjutnya.

Pasca resmi menikah, Ridho Illahi mengungkapkan harapannya agar rumah tangga yang mereka bangun dapat bertahan selamanya. Ia kini memilih untuk menjalani hidup dengan lebih tenang dan menghindari berbagai hal yang dapat memicu sensasi publik.

"Kalau harapan ke depan, semoga ini pernikahan pertama dan terakhir. Ke depannya kita lebih dewasa, punya anak yang soleh dan solehah. Hidup lurus-urus saja, aku nggak pengin yang muluk-muluk," ungkap Ridho.

Ridho menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan perkembangan karier dan keharmonisan keluarga tanpa harus terlibat dalam konflik dengan pihak lain. Penegasan ini sejalan dengan keputusannya yang kini mulai membatasi diri dari sorotan kamera media demi fokus pada peran barunya.

"Nggak ada nyenggol orang, nggak ada drama, kita pengin semuanya baik, nggak ada musuh. Tenang saja hidup, nggak nyari sensasi, aku sudah meninggalkan itu. Makanya aku jarang sekarang muncul di media, karena aku pengin fokus sama keluarga dan karier," pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi