Valverde dan Tchouameni Terlibat Perselisihan Jelang El Clasico

Valverde dan Tchouameni Terlibat Perselisihan Jelang El Clasico

Internal Real Madrid dilaporkan memanas setelah Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni terlibat perselisihan fisik dalam sesi latihan di Valdebebas, Madrid, pada Rabu (6/5/2026). Insiden ini terjadi saat Los Blancos tengah mempersiapkan diri menghadapi laga El Clasico melawan Barcelona pada pekan ke-35 Liga Spanyol musim 2025-2026.

Sebagaimana dilansir dari Bola melalui laporan Marca, ketegangan antara kedua gelandang tersebut dipicu oleh pelanggaran keras saat sesi latihan berlangsung. Pertikaian yang bermula dari situasi lemparan ke dalam itu memanas hingga memicu adu mulut yang hampir berujung pada baku hantam di tengah lapangan.

“Valverde dan Tchouameni hampir saling melayangkan pukulan setelah pertikaian yang mencerminkan kerusakan internal yang dialami ruang ganti tim saat ini,” tulis Marca.

Kondisi ini menambah panjang deretan masalah internal yang menerpa skuad asuhan Alvaro Arbeloa sepanjang musim ini. Sebelumnya, bek Antonio Rudiger juga dikabarkan sempat berselisih dengan Alvaro Carreras dalam agenda latihan tim yang serupa.

Masalah kepemimpinan juga menjadi sorotan di tengah hasil buruk yang membuat Real Madrid gagal bersaing memperebutkan gelar juara musim ini. Meskipun Dani Carvajal menjabat sebagai kapten senior, suasana ruang ganti dinilai belum sepenuhnya terkendali oleh figur pemimpin yang kuat.

Sejumlah pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham dikabarkan masih membutuhkan sosok pemimpin yang tegas untuk menstabilkan kondisi tim. Selain konflik antar-pemain, kebijakan pembagian menit bermain yang diterapkan Arbeloa juga memicu ketidakpuasan di kalangan pemain senior asal Spanyol.

Gelandang Dani Ceballos bahkan dilaporkan telah menyampaikan keberatan secara langsung kepada sang pelatih atas minimnya kesempatan bermain. Ceballos dikabarkan enggan diturunkan kembali dalam pertandingan tersisa hingga musim ini berakhir sebagai bentuk protes atas kebijakan teknis tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi