Hubungan legenda Manchester United Roy Keane dan kapten tim Bruno Fernandes kembali memanas setelah keduanya saling melempar sindiran di media sosial terkait prioritas performa di lapangan.
Perseteruan tersebut berawal saat Keane melontarkan kritik tajam kepada Fernandes setelah kemenangan Manchester United dengan skor 3-2 atas Nottingham Forest, seperti dilansir dari Suara.
Mantan kapten Setan Merah itu menilai gelandang asal Portugal tersebut lebih mementingkan pencapaian statistik individu berupa catatan asis dibandingkan dengan performa keseluruhan kesebelasan.
“Bagaimana pola pikir seorang pemain bisa membicarakan rekor individu?” ujar Roy Keane, Legenda Manchester United.
Kritik tersebut disampaikan dalam program The Overlap, di mana ia bahkan menyamakan sikap sang kapten seperti sebuah pertunjukan sirkus.
Tudingan keras dari sang legenda langsung mendapatkan respons serta bantahan dalam sesi wawancara terpisah di podcast The Diary of a CEO.
“Apa yang dikatakan Roy Keane adalah kebohongan. Untung semuanya terekam,” kata Bruno Fernandes, Kapten Manchester United.
Gelandang serang itu menjelaskan bahwa komentarnya mengenai momen operan bola telah dipelintir oleh Keane sehingga memunculkan kesan egois.
“Saya bisa menerima kritik. Tapi saya tidak suka ketika ada kata-kata yang tidak pernah saya ucapkan dimasukkan ke mulut saya,” tegas Bruno Fernandes, Kapten Manchester United.
Penegasan tersebut kemudian direspons kembali oleh Keane melalui unggahan gambar seekor keledai dan dua singa di platform Instagram sebagai bentuk sindiran lanjutan.
Perselisihan ini terjadi di tengah keberhasilan Fernandes memecahkan rekor asis sepanjang masa Premier League dan membawa klubnya finis di posisi ketiga untuk lolos ke Liga Champions.
Fernandes juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat berupaya meminta nomor telepon Keane kepada Ole Gunnar Solskjaer untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut secara langsung.