Tim nasional sepak bola Ekuador dijadwalkan menghadapi Guatemala dalam laga uji coba internasional di ScottsMiracle-Gro Field, Columbus, Amerika Serikat, pada Senin, 8 Juni 2026, pukul 03.00 WIB. Pertandingan pemanasan ini menjadi momen krusial bagi skuad asuhan Sebastian Beccacece untuk mematangkan strategi dan komposisi pemain sebelum berlaga di putaran final Piala Dunia 2026.
Ekuador menunjukkan kesiapan matang setelah berhasil lolos secara otomatis sebagai runner-up Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan di bawah Argentina. Berdasarkan data yang dihimpun inikata.co.id, tim berjuluk La Tricolor ini memiliki organisasi pertahanan yang kokoh dengan catatan 12 kali nirbobol dari 18 pertandingan terakhir mereka.
Kekuatan lini belakang Ekuador ditopang oleh pemain-pemain yang merumput di klub top Eropa, seperti Willian Pacho dari Paris Saint-Germain dan Piero Hincapie dari Arsenal. Selain itu, lini serang mereka juga mengalami peningkatan produktivitas dengan mencetak enam gol dalam empat pertandingan terakhir.
Sebelumnya, Ekuador juga memetik hasil positif dalam laga persahabatan internasional melawan Arab Saudi dengan skor akhir 2-1. Gol kemenangan La Tri dicetak oleh J. Porozo pada menit ke-34 dan Enner Valencia pada menit ke-50, yang memperpanjang rekor tidak terkalahkan Ekuador atas Arab Saudi dalam lima pertemuan terakhir.
Di sisi lain, Guatemala besutan pelatih Luis Fernando Tena datang dengan tren performa yang kurang memuaskan setelah dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2026. Los Chapines menelan kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir mereka dengan total kebobolan mencapai 11 gol dan hanya mampu menyarangkan satu gol.
Catatan sejarah pertemuan juga menunjukkan dominasi total Ekuador yang selalu memenangkan lima duel terakhir melawan Guatemala sejak tahun 1999. Sektor tengah Ekuador diprediksi akan kembali dikomandoi oleh gelandang Chelsea, Moises Caicedo, untuk meredam formasi tiga bek yang kemungkinan diterapkan oleh Guatemala.
Penampilan apik Ekuador ini turut memancing perhatian dari bek tim nasional Spanyol, Marc Cucurella. Berbicara dalam sebuah konferensi pers yang dilansir goal.com, pemain Chelsea tersebut memberikan pandangannya mengenai tim-tim yang berpotensi mengejutkan di turnamen akbar mendatang.
"Tentu saja selalu ada favorit-favorit klasik. Namun, saya yakin Belanda memiliki tim yang sangat kuat. Selain itu, ada juga Ekuador yang sedikit luput dari perhatian," kata Marc Cucurella, pemain tim nasional Spanyol.
Cucurella menambahkan bahwa Ekuador merupakan tim yang memiliki banyak pemain berkualitas dan berpotensi memberikan perlawanan sengit di babak penyisihan grup. Skuad asuhan Sebastian Beccacece sendiri tergabung dalam Grup E di Piala Dunia 2026 bersama dengan Jerman, Pantai Gading, dan Curacao.
"Mereka memiliki banyak pemain bagus. Dan meskipun banyak yang meremehkan mereka, saya yakin mereka akan tampil bagus. Semoga mereka pulang lebih awal," ujar Marc Cucurella menambahkan.
Analisis dari media olahraga The Athletic menyebutkan bahwa Ekuador menjadi salah satu perwakilan sepak bola Amerika Selatan yang paling menarik untuk ditonton saat ini bersama Argentina. Dengan rata-rata kebobolan yang sangat minim selama kualifikasi, kolektivitas lini belakang menjadi modal utama La Tri untuk bersaing memperebutkan posisi puncak grup dengan Jerman.
Ekuador dijadwalkan akan memulai kampanye fase grup Piala Dunia 2026 mereka dengan menghadapi tantangan dari Pantai Gading pada 15 Juni mendatang. Turnamen ini menjadi partisipasi kelima bagi Ekuador di pentas dunia, sekaligus penampilan berturut-turut kedua mereka setelah edisi 2022 di Qatar.
| Tanggal Pertemuan | Hasil Pertandingan | Skor Akhir |
|---|---|---|
| 22 Maret 2024 | Ekuador vs Guatemala | 2-0 |
| 12 September 2018 | Ekuador vs Guatemala | 2-0 |
| 20 Agustus 2003 | Ekuador vs Guatemala | 2-0 |
| 12 Januari 2002 | Ekuador vs Guatemala | 1-0 |
| 04 Juni 1999 | Ekuador vs Guatemala | 3-1 |