Persib Bandung sukses mengamankan takhta juara Super League 2025/26 pada pekan pamungkas kompetisi. Kepastian ini didapat setelah tim berjuluk Maung Bandung tersebut bermain imbang tanpa gol saat menjamu Persijap Jepara.
Pertandingan penentu antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara tersebut digelar di Stadion GBLA pada Sabtu (23/5). Stadion dipadati oleh para pendukung tuan rumah yang mengincar kemenangan untuk mengunci gelar juara.
Sejak peluit pertama dibunyikan, tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. Gelandang Persib, Thom Haye, mencoba memecah kebuntuan melalui tembakan spekulasi dari luar kotak penalti pada menit keempat, namun bola masih melambung di atas mistar.
Semenit berselang, Thom Haye kembali melakukan percobaan serupa. Hanya saja, sepakan pemain naturalisasi tersebut membentur barisan pertahanan Persijap Jepara dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Dominasi permainan dipegang kendali oleh Persib Bandung hingga 15 menit babak pertama berjalan. Di sisi lain, Persijap Jepara memilih tampil disiplin dengan organisasi pertahanan yang rapat sembari mengandalkan skema serangan balik cepat.
Tim tamu gantian memberikan ancaman lewat Berguinho yang melepaskan tendangan jarak jauh pada menit ke-21, tetapi bola belum menemui sasaran. Persijap kembali mendapat peluang dari sundulan Wahyudi pada menit ke-24 memanfaatkan sepak pojok Dicky, namun arah bola masih menyamping.
Maung Bandung nyaris membuka keunggulan melalui Federico Barba yang berdiri bebas tanpa kawalan di dekat tiang jauh. Menerima umpan matang dari Thom Haye, sundulan Federico Barba justru melenceng dari gawang.
Tekanan bertubi-tubi dari Persib Bandung kembali lahir dari umpan lambung Thom Haye menuju kotak penalti yang disambut oleh sontekan Adam Alis. Upaya tersebut masih bisa digagalkan oleh kesigapan penjaga gawang Persijap, Ardiansyah.
Ardiansyah kembali menjadi pahlawan tim tamu pada menit ke-37 setelah menepis tembakan terukur Adam Alis dari luar kotak penalti. Skor kacamata bertahan hingga turun minum karena tidak ada lagi peluang emas yang tercipta dari kedua tim.
Memasuki paruh kedua, penjaga gawang Persijap Jepara kembali menunjukkan performa gemilang. Ardiansyah melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-57 dengan memblokir tendangan jarak dekat yang dilepaskan oleh Andrew Jung.
Andrew Jung kembali mendapatkan ruang tembak setelah menerima operan dari Beckham Putra di area terlarang. Namun, peluang emas tersebut lagi-lagi kandas setelah membentur tembok pertahanan tim tamu.
Ketangguhan lini belakang Persijap Jepara dan performa impresif Ardiansyah membuat Persib Bandung frustrasi hingga laga memasuki 10 menit terakhir. Skor 0-0 tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Hasil imbang tanpa gol ini sudah cukup untuk mengantarkan Persib Bandung menjadi kampiun Super League 2025/26, seperti dilansir dari Detik Sport. Skuad asuhan Maung Bandung ini mengakhiri musim di posisi puncak klasemen dengan raihan 79 poin dari 34 pertandingan.
Borneo FC sebenarnya mengoleksi poin yang sama di peringkat kedua, namun Persib Bandung berhak atas gelar juara karena unggul catatan head to head. Sepanjang musim ini, pertemuan kedua tim berakhir dengan satu kali imbang dan satu kemenangan untuk Persib.
Prestasi ini sekaligus membawa Persib Bandung mencatatkan gelar juara tiga kali secara beruntun atau hat-trick juara dalam tiga musim terakhir.
Persib: Teja Paku Alam; Eliano Reijnders (Saddil Ramdani 90+1') Kakang Rudianto, Federico Barba, Patricio Matricardi; Adam Alis, Frans Putros, Thom Haye; Beckham Putra (C) (Uilliam 67'), Andrew Jung (Ramon 67'), Berguinho (Julio Cesar 79')
Persijap: Ardiansyah; Diogo Araujo, Jose Luis, Najeeb Yakubu, Rahmat Hidayat (Buyung 69'); Borja Martinez, Carlos Franca (C), Dicky Arifin, Indra Wiguna (Rendi Saepul 38'), Wahyudi Hamisi; Iker Vallejo.