Persib Bandung Memburu Poin Krusial Kontra Persijap Jepara Hari Ini

Persib Bandung Memburu Poin Krusial Kontra Persijap Jepara Hari Ini

Persib Bandung berpeluang besar mengunci gelar juara Super League musim 2025-2026 saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5/2026) sore pukul 16.00 WIB. Pertandingan pekan pamungkas ini menjadi pembuktian bagi Maung Bandung yang hanya membutuhkan hasil imbang untuk merengkuh trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dilansir dari CNN Indonesia, Persib Bandung saat ini bertengger di puncak klasemen sementara dengan torehan 78 poin dari hasil empat kemenangan beruntun. Skuad asuhan Bojan Hodak tersebut unggul dua angka dari pesaing terdekatnya, Borneo FC, yang berada di peringkat kedua dengan mengoleksi 76 poin.

Skenario juara memihak kepada Persib karena mereka unggul dalam catatan pertemuan head to head atas Borneo FC musim ini. Tambahan minimal satu poin akan membuat raihan Persib tidak mungkin dikejar lagi, sekalipun Borneo FC berhasil menang melawan Malut United dan menyamai poin maksimal 79.

Jika berhasil mengamankan gelar juara hari ini, Maung Bandung akan mencatatkan sejarah baru di sepak bola nasional. Persib bakal menjadi klub pertama yang mampu meraih hattrick atau tiga kali juara berturut-turut sejak era Liga Indonesia dimulai pada tahun 1994 silam.

Kendati demikian, tantangan berat tetap membayangi Maung Bandung di laga penentu ini. Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni, menilai pertandingan di pekan terakhir merupakan momen yang sangat berbahaya karena seluruh tekanan psikologis bertumpu penuh dalam satu laga.

“Pekan terakhir ini menjadi pertandingan yang sama-sama masih bisa mengubah hasil akhir di klasemen karena dua-duanya digelar menghadapi lawan yang mempunyai potensi mengejutkan,” ujar Mohamad Kusnaeni selaku pengamat sepak bola kepada Kompas.com.

Kusnaeni mengingatkan bahwa Persijap Jepara berpotensi menjadi batu sandungan serius bagi Persib Bandung. Tim berstatus promosi tersebut tampil impresif sepanjang putaran kedua di bawah arahan pelatih Mario Lemos, termasuk sukses mencuri empat poin dari dua laga pamungkas mereka.

“Menurut saya tidak akan mudah melewati persijap yang di putaran kedua ini termasuk klub yang progresnya cukup bagus,” kata Mohamad Kusnaeni menambahkan.

Tekanan besar diprediksi akan berada di kubu tuan rumah karena besarnya ekspektasi dari para pendukung, Bobotoh, yang memadati stadion. Situasi waspada harus tetap dijaga oleh seluruh penggawa Pangeran Biru agar tidak melakukan kesalahan fatal di menit-menit akhir kompetisi.

“Meskipun Persib berada di posisi lebih baik tapi harus hati-hati dan tetap waspada pada potensi kejutannya persijap,” imbuh Mohamad Kusnaeni.

Kondisi ini membuat Borneo FC masih memiliki asa untuk merebut trofi di Stadion Segiri, Samarinda. Skuad Pesut Etam diwajibkan meraih kemenangan penuh atas Malut United sembari menanti keajaiban dan hasil buruk menimpa Persib di Bandung.

“Untuk Borneo FC sendiri masih ada harapan meskipun tidak sebesar Persib. Harapan Borneo tetap bisa menempati puncak klasemen apabila optimal di laga terakhir tapi itu pun dengan catatan ‘ada bantuan’ dari Persijap yang membuat Persib terpleset,” tutur Mohamad Kusnaeni.

Malut United yang menjadi lawan Borneo FC sendiri dinilai bisa bermain tanpa beban karena posisinya sudah aman di papan tengah. Sebaliknya, Persijap masih termotivasi memburu poin penuh demi mengamankan posisi dari ancaman merosot ke peringkat 14 atau 15 klasemen.

“Tanpa ada hasil positif dari Persijap, akan sulit untuk Borneo meskipun kedua klub bermain di kandang dengan lawan lebih berat sebenarnya, Malut United, yang secara posisi ada di atas persijap.” ujar Mohamad Kusnaeni.

Kusnaeni menegaskan bahwa pengaruh posisi klasemen sering kali tidak menjadi penentu utama ketika kompetisi sudah memasuki laga-laga krusial di akhir musim.

“Dalam sepak bola, apalagi di ujung kompetisi biasanya klasemen tidak terlalu signifikan pengaruhnya apalagi Malut posisinya sudah aman jadi bisa main lepas,” sambung Mohamad Kusnaeni.

Persijap dipastikan akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik mereka demi menutup musim Super League dengan hasil maksimal.

“Justru Persijap ini yang mempunyai tantangan harus bermain maksimal karena secara posisi walaupun sudah tidak dikejar sama Persis tapi agak riskan di papan bawah, bisa terpeleset ke posisi 14 atau 15,” pungkas Mohamad Kusnaeni.

Melansir data dari Tirto.id, seluruh tujuh pertandingan pekan terakhir Super League 2025/2026 akan dilangsungkan secara serentak. Selain perebutan juara, hari ini juga mementaskan laga penentu degradasi yang melibatkan Madura United vs PSM Makassar serta Persita Tangerang vs Persis Solo.

Artikel terkait

Rekomendasi