Persib Bandung Menargetkan Juara Liga Kontra Persijap Jepara

Persib Bandung Menargetkan Juara Liga Kontra Persijap Jepara

Persib Bandung bersiap mengunci gelar juara Super League 2025-2026 dalam pertandingan terakhir melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 16.00 WIB. Dilansir dari Bola, tim berjuluk Pangeran Biru ini mencatatkan rekor impresif dengan 21 laga tak terkalahkan menjelang pertandingan penentu tersebut.

Klub asuhan Bojan Hodak tersebut kini hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan trofi juara. Kendati demikian, sang pelatih meminta anak asuhnya untuk tidak lengah oleh rumor konvoi perayaan yang sudah ramai beredar di media sosial, mengingat posisi mereka belum sepenuhnya aman jika menelan kekalahan dan Borneo FC menang atas Malut United.

"Every match we always try to win, so at the end, we are in a good run at the moment. You know, how many matches? 21 matches we never lose," kata Hodak.

Pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut menilai kepercayaan diri yang dimiliki oleh skuadnya saat ini berdampak positif bagi atmosfer tim. Situasi ini membuat seluruh pemain memiliki motivasi tinggi untuk turun bertanding pada laga krusial tersebut.

"So I think the team is confident enough, and that’s good for the team. Whosoever plays, everybody wants to play in this match. So for me, I don't need to motivate them, I need to calm them down instead," papar Hodak.

Hodak juga mengekspresikan ketidaksenangannya terhadap publikasi rencana konvoi juara yang dinilai terlalu dini. Menurutnya, fokus utama tim harus tetap tertuju penuh pada sisa pertandingan yang ada di depan mata.

"Because if you keep showing this, number one, you will motivate the opponent. And number two, our players will lose focus," kata Hodak.

Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memikirkan rencana pesta tersebut. Fokus utamanya hanyalah mempersiapkan tim secara taktis untuk menghadapi laga penutup.

"So stop talking about all this thing about some convoy, I don't care about convoy, I only care about the match," tutur Hodak menegaskan.

Upaya meredam euforia ini sengaja dilakukan oleh Hodak agar para pemain tetap membumi. Ia berharap timnya tidak terjebak dalam rasa percaya diri yang berlebihan sebelum laga usai.

"I think this is why I use these words, I mean, as inspiration to not be overconfident," jelas Hodak.

Kewaspadaan tinggi diterapkan karena Persijap Jepara merupakan salah satu dari tiga tim yang mampu mengalahkan Persib pada putaran pertama lalu dengan skor 1-2 di Gelora Bumi Kartini. Tim lawan juga terbukti tangguh setelah menahan imbang Borneo FC tanpa gol pada pekan sebelumnya.

"Persijap is a good team, a team that made trouble to Borneo, they had some good results in the last few matches, so they are definitely dangerous," tutur Hodak.

Kekalahan di putaran pertama menjadi evaluasi penting bagi jajaran pelatih demi meraih hasil maksimal. Hodak meminta seluruh elemen tim memberikan konsentrasi penuh pada pertandingan esok hari.

"They are one of the teams that beat us. Although not the only one, because we lost three matches, but we have to fully focus on this," tandas Hodak.

Artikel terkait

Rekomendasi