Persib Bandung Tekuk PSM Makassar di Stadion BJ Habibie

Persib Bandung Tekuk PSM Makassar di Stadion BJ Habibie

Persib Bandung sukses menundukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-33 Super League 2025-2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (17/5/2026) malam WIB. Dilansir dari Bola, hasil positif ini membuat Maung Bandung kokoh di pucuk klasemen dengan raihan 78 poin.

Keunggulan dua angka dari Borneo FC di peringkat kedua membuat skuad asuhan Bojan Hodak kini berada di baris terdepan dalam perebutan gelar juara. Persib Bandung hanya membutuhkan hasil imbang pada pertandingan pamungkas melawan Persijap Jepara untuk mengamankan trofi juara ketiga secara beruntun.

Kemenangan klub asal Jawa Barat tersebut dipastikan melalui torehan gol dari Thom Haye pada menit ke-33 dan Julio Cesar saat injury time memasuki menit ke-90+7. Sementara itu, PSM Makassar sempat menyamakan kedudukan melalui aksi Yuran Fernandes pada menit ke-54.

Sisi emosional dan mentalitas juara di dalam skuad Persib Bandung sempat terekam sebelum laga dimulai, ketika kapten tim Marc Klok menyampaikan pidato motivasi di ruang ganti. Gelandang naturalisasi tersebut membakar semangat rekan-rekannya demi mengejar target mencetak sejarah tiga kali juara berturut-turut.

"Lihat satu masing-masing. Berapa lama kita bersama? Dan kita punya satu mimpi. Dan kita berbagi mimpi yang sama. Tapi kita semua punya motivasi yang berbeda. Dan pengorbanan yang berbeda untuk mimpi ini," kata Klok.

Pemain yang turut mengantar Persib meraih juara pada musim 2024 dan 2025 itu mengingatkan timnya mengenai status mereka yang kerap kali dipandang sebelah mata oleh publik sebelum akhirnya berhasil membuktikan diri.

"Aku kasih tahu kenapa. Tahun 2024, mereka bilang kita tidak bisa menang. Kita terlalu jauh di belakang. Tapi kita berhasil. Tahu apa yang mereka bilang? Itu keberuntungan. Bukan, itu bukan keberuntungan."

Klok menegaskan bahwa tantangan musim ini jauh lebih besar karena belum ada sejarah klub sepak bola di Indonesia yang mampu mempertahankan gelar hingga tiga musim berturut-turut.

"Tahun 2025, mereka bilang tidak ada yang bisa menang. Tapi kita berhasil lagi. Dan tahu apa yang mereka bilang sekarang? Tidak ada tim di Indonesia yang bisa menang tiga kali. Tidak ada," tegas Klok.

Bagi sang kapten, perjuangan para pemain di lapangan merupakan representasi dari harapan puluhan juta masyarakat Jawa Barat serta para suporter yang selalu memberikan dukungan total.

"Itu tergantung padamu. Bukan hanya untuk kita. Ada 50 juta orang di West Java, anak-anak muda, orang tua, mereka bergantung padamu. Tahu kenapa? Karena mereka memberikan hidup mereka untuk kita. Mereka berdoa untuk kita.

Klok juga menambahkan bahwa sebuah kemenangan dalam kompetisi ini akan menjadi warisan berharga yang akan selalu diingat oleh generasi muda ke depan.

"Dan kenapa saya ingin menyampaikan pesan ini? Karena ketika kita menang, teman-teman, itu menjadi sebuah legasi di hati anak-anak muda. Orang-orang yang berkata bahwa tidak ada yang mustahil. Dan kita berhasil," sambungnya.

Di akhir pesannya, Klok menyinggung dedikasi luar biasa dari sang pelatih, Bojan Hodak, yang tetap mendampingi tim secara profesional kendati harus kehilangan ibundanya yang meninggal dunia di tengah masa kompetisi berjalan.

"Dan soal pengorbanan, teman-teman. Pengorbanan. Hal terakhir yang ingin saya katakan, siapa yang tidak ada di sini hari ini? Bojan.

Skuad Persib pun sepakat untuk mendedikasikan hasil perjuangan keras di markas PSM Makassar tersebut secara khusus kepada juru taktik mereka.

"Bojan melakukan pengorbanan untuk tetap bersama kita ketika ibunya sakit. Dan sekarang ibunya telah meninggal."

"Tapi dia kembali. Dan kita melakukan ini untuk dia, teman-teman," tutupnya.

Setelah melakoni laga krusial di Parepare, Persib Bandung dijadwalkan akan langsung bersiap menghadapi pertandingan terakhir musim ini melawan Persijap Jepara.

Artikel terkait