Persib Bandung dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini dipindahkan dari Jakarta karena alasan keamanan dan padatnya agenda di ibu kota sepanjang bulan Mei.
Maung Bandung membawa modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan rekor tidak terkalahkan melawan Macan Kemayoran dalam tiga musim terakhir, sebagaimana dilansir dari Bola. Terakhir kali Persija meraih kemenangan atas rivalnya tersebut terjadi pada Maret 2023 dengan skor 2-0.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan ambisinya untuk mempertahankan performa impresif tim asuhannya dalam pertemuan bertajuk derbi Indonesia tersebut. Persib saat ini memimpin klasemen sementara dengan raihan 72 poin.
"Hal bagusnya adalah dalam tiga tahun terakhir kami tidak pernah kalah (lawan Persija)." kata Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.
Bojan meyakini rekor positif ini menjadi motivasi tambahan bagi skuatnya untuk tetap berada di jalur juara musim ini. Persib berupaya memperlebar jarak dari para pesaingnya di papan atas klasemen.
“Jadi kami akan mencoba melanjutkannya di pertandingan nanti,” kata Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.
Persija Jakarta yang berada di posisi ketiga dengan 65 poin diprediksi akan tampil agresif demi menjaga peluang meraih gelar juara. Kekalahan dalam laga ini akan memperberat langkah tim asuhan Thomas Doll tersebut di sisa kompetisi.
"Jadi mereka akan berusaha tampil habis-habisan." ucap Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.
Bojan menyadari tekanan tinggi yang akan dihadapi timnya meskipun bermain di tempat netral. Ia tetap menargetkan poin penuh untuk dibawa pulang dari Kalimantan Timur.
"Tapi mari kita lihat nanti." ucap Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.
Kewaspadaan tetap menjadi poin utama bagi tim pelatih Persib mengingat motivasi tinggi lawan untuk memutus tren negatif. Bojan menegaskan bahwa segala kemungkinan teknis bisa terjadi sepanjang 90 menit pertandingan berlangsung.
“Segalanya bisa terjadi di lapangan. Namun, kami punya ambisi yang kuat untuk tetap menjaga rekor kami dan membawa pulang hasil maksimal dari Samarinda,” ucap Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.
Keputusan pemindahan lokasi pertandingan ke Samarinda diambil setelah koordinasi intensif antara operator liga dan pihak terkait. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa faktor eksternal di Jakarta menjadi pertimbangan utama.
“Seperti yang teman-teman ketahui, Mei merupakan bulan dengan banyak agenda yang bertanya dapat menimbulkan hal-hal di luar kepentingan atau kondisi yang diharapkan,” kata Ferry Paulus, Direktur Utama I.League.
Kondisi keamanan yang tidak memungkinkan di Jakarta memaksa laga digelar di luar Pulau Jawa. Meskipun pindah lokasi, jadwal sepak mula tetap mengikuti rencana awal tanpa ada perubahan waktu.
“Sehingga, kami akhirnya memutuskan pertandingan akan digelar di Kalimantan Timur, tepatnya di Samarinda.” kata Ferry Paulus, Direktur Utama I.League.
Pemilihan Stadion Segiri diharapkan mampu mengakomodasi jalannya pertandingan besar ini secara kondusif bagi kedua tim. Penyelenggara memastikan kesiapan fasilitas stadion untuk menggelar duel perebutan papan atas tersebut.
“Waktunya tetap sama, yaitu 10 Mei 2026 dengan kick-off pukul 15.30 WIB,” ucap Ferry Paulus, Direktur Utama I.League.