Persija Jakarta Bungkam Persik Kediri 3-1 di Stadion Brawijaya

Persija Jakarta Bungkam Persik Kediri 3-1 di Stadion Brawijaya

Persija Jakarta sukses mengamankan poin penuh setelah menumbangkan tuan rumah Persik Kediri pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Jumat (16/5/2026). Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut menyudahi perlawanan tuan rumah dengan skor akhir 3-1.

Kemenangan tandang ini tidak lepas dari peran krusial pemain pengganti, Gustavo Almeida. Striker berkebangsaan Brasil tersebut masuk ke lapangan pada menit ke-55 untuk menggantikan posisi Mauro Zijlstra, kemudian langsung mengubah arah permainan tim tamu.

Seperti diberitakan oleh Suara, Gustavo Almeida sukses menyumbang dua gol cepat dalam waktu singkat. Performa gemilang ini mengantarkan penyerang berusia 29 tahun tersebut terpilih sebagai Oppo Player of the Match dalam laga lanjutan Super League itu.

Gol pembuka dari Gustavo Almeida tercipta pada menit ke-64. Dirinya berhasil memanfaatkan umpan silang akurat dari Van Basty Sousa melalui sebuah sundulan terarah yang mengoyak jala gawang lawan.

Hanya berselang dua menit, penyerang bernomor punggung tajam ini kembali memaksa kiper lawan memungut bola dari gawangnya. Kali ini, Gustavo Almeida memanfaatkan kerja sama taktis dengan Witan Sulaeman sebelum melepaskan tembakan mendatar dari dalam area penalti.

Meski mencetak sepasang gol dalam waktu singkat, Gustavo Almeida menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukanlah sebuah kebetulan belata. Dirinya menyebutkan bahwa hasil ini merupakan buah dari persiapan matang di sesi latihan.

"Saya sangat senang untuk rekan-rekan setim yang meraih kemenangan. Dua gol itu merupakan hasil dari kerja sama yang sangat baik," kata Gustavo Almeida di laman resmi klub.

"Kami berlatih sangat keras setiap minggu, setiap hari untuk membuat kombinasi seperti itu. Saya sangat senang bisa mencetak gol. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh Jakmania atas dukungan mereka kepada kami," lanjutnya.

Bagi penyerang asal Negeri Samba tersebut, poin penuh untuk tim tetap menjadi prioritas utama di atas pencapaian atau penghargaan individu yang diraihnya. Tambahan tiga poin ini sekaligus menjaga tren positif Macan Kemayoran menjelang berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026.

Artikel terkait