Persija Jakarta resmi kembali menggunakan Jakarta International Stadium sebagai markas mereka untuk menggelar pertandingan kandang terakhir musim ini kontra Semen Padang FC pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kepastian mengenai lokasi pertandingan pamungkas tersebut diumumkan langsung oleh pihak manajemen klub melalui akun media sosial resmi milik mereka.
"Laga kandang terakhir. Tutup musim dengan kemenangan, Macan!" tulis Persija di akun media sosial klub.
Pengumuman tersebut sekaligus menandai kembalinya tim asuhan Thomas Doll ke stadion kebanggaan warga Jakarta itu setelah absen selama lebih dari dua bulan, seperti dilansir dari Detik Sport. Tim Macan Kemayoran tercatat terakhir kali merumput di stadion berkapasitas besar ini saat menjamu Dewa United FC pada 15 Maret 2026 silam.
Masalah kualitas rumput yang dinilai belum sepenuhnya ideal menjadi alasan utama Persija Jakarta lebih sering mengungsi ke Stadion Utama Gelora Bung Karno pada laga-laga selanjutnya. Kondisi permukaan lapangan di stadion tersebut dikabarkan belum kembali ke performa terbaik pasca-digunakan untuk ajang FIFA U-17 World Cup 2023 serta rangkaian kegiatan konser musik.
Faktor lain yang memaksa skuad Macan Kemayoran kembali ke Jakarta International Stadium adalah tidak didapatkannya izin penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk laga penutup. Kendati demikian, hasil dari pertandingan ini sebenarnya sudah tidak lagi memberikan pengaruh terhadap posisi kedua tim pada klasemen akhir Super League musim 2025/2026.
Persija Jakarta saat ini sudah mengunci posisi ketiga di klasemen akhir kompetisi, sedangkan Semen Padang FC telah dipastikan terdegradasi ke kasta kedua setelah terdampar di peringkat ke-17. Walau hasil laga tidak mengubah nasib kedua tim, manajemen tetap berambisi mengincar kemenangan penuh di hadapan para pendukung demi mengembalikan kedekatan dengan Jakmania yang telah lama ditinggalkan.