Manajemen Persija Jakarta resmi mengikat kontrak Shin Tae-yong sebagai juru taktik baru selama tiga tahun ke depan. Juru strategi asal Korea Selatan tersebut diperkenalkan secara resmi kepada publik di Jakarta International Stadium pada Senin (8/6/2026) siang WIB.
Langkah penunjukan ini dilakukan manajemen setelah Shin Tae-yong dibebastugaskan oleh klub sebelumnya, Ulsan HD, akibat kemerosotan performa tim. Selain masalah performa, pemecatan di klub terdahulu juga dipicu oleh rumor ketidakcocokan metode latihan yang dinilai terlalu berat oleh para pemain, seperti dilansir dari Detik Sport.
Pelatih berusia 57 tahun tersebut dikenal memiliki rekam jejak kepemimpinan yang disiplin dan tegas sewaktu menangani Timnas Indonesia. Ia kerap menitikberatkan porsi latihan fisik guna mendongkrak ketahanan tubuh para anak asuhnya di lapangan.
Meski memiliki reputasi yang dinilai galak oleh publik, mantan arsitek Timnas Indonesia ini sebenarnya sering membangun keakraban dengan para pemainnya. Kedekatan tersebut bahkan kerap diwarnai aksi jenaka dari para pemain kepada sang pelatih.
"Saya adalah orang yang tegas. Namun, sepakbola juga dibangun oleh tawa dan suasana kekeluargaan yang membangun tim akan jadi lebih kuat," kata Shin Tae-yong.
Tantangan baru kini menghadang sang pelatih untuk mengendalikan ruang ganti tim berjuluk Macan Kemayoran yang dihuni oleh kombinasi pemain senior dan junior. Hal ini berbeda dengan situasi di Timnas Indonesia ketika ia lebih banyak mendominasi skuad dengan komposisi pemain-pemain muda.
"Saya percaya pada prinsip dan disiplin. Itulah standar pertama yang selalu saya tanamkan. Saya memimpin dengan penuh semangat, terus menjaga fokus hingga detik terakhir demi kemenangan." ujar Shin Tae-yong.
Arsitek tim yang baru ini juga menegaskan komitmen pribadinya terhadap pengembangan bakat-bakat muda di internal tim demi kemajuan prestasi olahraga ke depan.
"Saya selalu percaya potensi pemain muda. Demi kemajuan sepakbola Jakarta dan Indonesia," sambung Shin Tae-yong.