Persija Jakarta Lepas Tujuh Pemain Asing Usai Gagal Juara

Persija Jakarta Lepas Tujuh Pemain Asing Usai Gagal Juara

Manajemen Persija Jakarta melakukan perombakan skuad secara besar-besaran setelah kompetisi Super League 2025/2026 resmi berakhir. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut memutuskan untuk menyudahi kerja sama dengan tujuh pemain asing sekaligus.

Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap performa tim. Persija dinilai gagal memenuhi ekspektasi setelah tidak berhasil mengamankan gelar juara pada musim lalu, seperti dilansir dari Medcom.

Pengumuman mengenai pelepasan kelompok pemain asing ini dirilis secara resmi melalui akun media sosial klub pada Kamis, 4 Juni 2026. Keputusan ini menjadi sinyal dimulainya era baru bagi klub ibu kota dalam menyongsong musim depan.

Sebelum merombak komposisi pemain, manajemen Persija sudah lebih dulu memberhentikan juru taktik asal Brasil, Mauricio Souza, pada Mei 2026. Kini, giliran legiun asing yang harus angkat kaki dari skuad.

Daftar pemain asing yang resmi meninggalkan Persija di antaranya adalah Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, Allano Lima, Thales Lira, dan Alaaeddine Ajaraie.

Lima dari tujuh pemain tersebut berpisah karena masa bakti yang telah usai. Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, dan Allano Lima tidak diperpanjang setelah kontrak mereka habis di akhir musim 2025/2026.

Sementara itu, dua nama lain harus kembali ke klub pemilik karena masa peminjaman telah selesai. Thales Lira dipastikan pulang untuk kembali memperkuat Arema FC pada musim depan.

Pemain pinjaman lainnya, Alaaeddine Ajaraie, juga mengakhiri masa tinggalnya di Jakarta. Penyerang tersebut dijadwalkan kembali menuju klub asalnya di kompetisi India, NorthEast United.

Situasi berbeda dihadapi oleh Emaxwell Souza dan Allano Lima setelah lepas dari Persija. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai klub baru yang akan menjadi pelabuhan karier mereka selanjutnya.

Catatan Statistik Pemain yang Dilepas

Di antara seluruh nama yang keluar, Carlos Eduardo merupakan pemain asing dengan durasi bakti paling lama. Penjaga gawang asal Brasil ini tercatat telah membela Persija selama dua musim sejak bergabung pada Liga 1 2024/2025.

Pada kompetisi musim terakhirnya, Eduardo dipercaya tampil dalam 21 pertandingan. Kiper tersebut berhasil mengemas delapan catatan tanpa kebobolan serta melakukan 31 kali penyelamatan penting untuk mengawal gawang Macan Kemayoran.

Sektor penyerangan juga kehilangan pilar penting lewat kepergian Emaxwell Souza. Bomber asal Brasil ini menjadi pemain paling subur di tim dengan sumbangan 16 gol dan empat assist di sepanjang musim.

Performa tidak kalah mentereng juga ditunjukkan oleh Allano Lima di lini depan. Allano menyumbang sembilan gol dan mencatatkan sembilan assist, yang menjadikannya sebagai pemberi umpan gol terbanyak bagi tim musim lalu.

Setelah melepas pilar-pilar asing ini, manajemen Persija kini mengalihkan fokus untuk menyusun kekuatan baru yang lebih kompetitif. Klub sedang bergerak aktif memburu pelatih kepala baru serta pemain pengganti demi mengembalikan tim ke jalur perebutan juara.

Artikel terkait

Rekomendasi