Persija Jakarta Tumbangkan Persijap Jepara Dua Gol Tanpa Balas

Persija Jakarta Tumbangkan Persijap Jepara Dua Gol Tanpa Balas

Persija Jakarta berhasil membawa pulang tiga poin penuh setelah menaklukkan tuan rumah Persijap Jepara dengan skor 2-0 dalam lanjutan laga Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Minggu malam (4/5/2026). Kemenangan skuat Macan Kemayoran ini dipastikan melalui kontribusi gol Rayhan Hannan dan Gustavo Almeida.

Dilansir dari Suara, tim tamu sempat mengalami kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan sepanjang babak pertama meski tampil mendominasi. Kebuntuan tim asuhan Persija baru terpecah pada menit ke-64 melalui aksi Rayhan Hannan, sebelum akhirnya Gustavo Almeida menggandakan keunggulan pada masa injury time menit 90+8'.

Bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa kolektif timnya yang dinilai tampil sangat rapi dan terorganisasi, terutama sebelum gol pembuka tercipta. Ia menekankan pentingnya catatan tanpa kebobolan atau clean sheet yang berhasil dipertahankan hingga peluit panjang berbunyi.

"Saya pikir kami bermain dengan baik sebagai sebuah tim, terutama di babak pertama," kata Shayne, pemain Persija Jakarta.

Pemain timnas Indonesia tersebut menambahkan bahwa komunikasi dan kontrol permainan menjadi kunci utama skuat Macan Kemayoran dalam meredam agresivitas tim lawan di markas mereka sendiri.

"Sebelum skor 1-0, saya rasa kami bermain sangat bagus saat menguasai bola. Kami sabar, kami mengontrol jalannya pertandingan," lanjut Shayne.

Kekuatan lini pertahanan menjadi sorotan utama sang pemain belakang setelah timnya mampu menjalankan instruksi pelatih secara disiplin sepanjang jalannya laga yang berlangsung sengit tersebut.

"Komunikasi berjalan baik, dalam bertahan saya pikir kami sangat kuat dan tampil tajam. Kami mencatatkan clean sheet, itu penting," ucap Shayne.

Kendati berhasil menang, Shayne menyoroti adanya perubahan ritme permainan tim yang cenderung kehilangan kendali setelah berada dalam posisi unggul. Ia menyayangkan timnya yang justru lebih banyak terjebak dalam duel fisik dibandingkan mempertahankan skema permainan mereka sendiri.

"Saya pikir setelah unggul 1-0, kami mulai tidak memainkan permainan kami sendiri. Terlalu banyak duel, terlalu banyak pertarungan," tutur Shayne.

Pemain berusia 27 tahun tersebut berharap tim dapat lebih tenang dalam menjaga ritme pertandingan di masa depan, meskipun ia tetap memandang hasil di Jepara ini sebagai pencapaian yang sangat positif.

"Saya rasa kami seharusnya bisa lebih menjaga kontrol, tetap bermain, dan terus melanjutkan permainan kami. Tapi secara keseluruhan, ada banyak hal positif dari pertandingan ini," ujar Shayne.

Tambahan tiga poin dari kandang Persijap ini memperkuat posisi Persija di papan klasemen sementara Liga, dengan evaluasi pada aspek kontrol bola setelah unggul gol.

"Dan yang paling penting kami meraih tiga poin serta clean sheet, jadi saya pikir itu hal yang bagus," pungkas Shayne.

Artikel terkait

Rekomendasi