Persija Jakarta Pecahkan Rekor Poin Tertinggi Sepanjang Sejarah Klub

Persija Jakarta Pecahkan Rekor Poin Tertinggi Sepanjang Sejarah Klub

Rekor perolehan poin tertinggi sepanjang sejarah klub di era Liga 1 berhasil dipecahkan oleh Persija Jakarta. Dikutip dari Suara, pencapaian bersejarah ini diraih setelah tim berjuluk Macan Kemayoran sukses menumbangkan Persik Kediri dengan skor akhir 3-1.

Pertandingan pekan ke-33 Super League tersebut berlangsung di Stadion Brawijaya pada Sabtu, 17 Mei 2026. Tiga gol kemenangan Persija Jakarta dalam laga tandang ini dicetak melalui aksi Rayhan Hannan serta dua gol dari Gustavo Almeida.

Hasil positif ini membawa Persija Jakarta merangkak naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Super League. Tim ibu kota kini mengoleksi 68 poin dari total 33 pertandingan yang telah mereka jalani.

Koleksi 68 poin tersebut resmi melewati rekor tertinggi klub sebelumnya pada musim 2022/2023, saat Persija meraih 66 poin di bawah asuhan Thomas Doll. Catatan musim ini juga melampaui raihan 62 poin saat menjadi juara Liga 1 Indonesia 2018 bersama pelatih Stefano Cugurra.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengaku puas dengan keberhasilan skuad asuhannya dalam memecahkan rekor poin klub. Meski demikian, juru taktik asal Brasil tersebut menegaskan bahwa target utama tim tetap mengincar posisi paling atas.

"Saya senang dengan rekor ini. Sejujurnya, ini bukan rekor yang kami targetkan. Kami selalu berusaha menjadi nomor satu di kompetisi ini. Tapi, saya rasa ini menunjukkan sedikit dari apa yang telah kami lakukan sepanjang kompetisi," kata Souza dikutip dari laman resmi I.League, Senin.

Persija Jakarta masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi poin mereka di kompetisi musim ini. Macan Kemayoran menyisakan satu laga pamungkas pada pekan ke-34 untuk menjamu Semen Padang di Jakarta International Stadium pada Sabtu, 23/5/2026.

Selain pencapaian angka di klasemen, performa di atas lapangan juga mendapat apresiasi dari tim lawan. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sang pelatih dalam membangun karakter permainan tim.

"Bagaimanapun, saya juga sangat senang ketika kami meninggalkan lapangan dan menerima pujian dari tim lawan, yang selalu memuji gaya permainan kami," ujar Souza.

"Tanpa ragu, mencapai tonggak sejarah ini dengan seragam bergengsi seperti ini sangat memuaskan," tutur pelatih asal Brasil tersebut.

Artikel terkait