Persija Jakarta Resmi Lepas Mauricio Souza Setelah Target Musim Gagal Tercapai

Persija Jakarta Resmi Lepas Mauricio Souza Setelah Target Musim Gagal Tercapai

Manajemen Persija Jakarta mengambil langkah tegas untuk menyongsong musim depan. Kerja sama antara Macan Kemayoran dengan sang pelatih kepala, Mauricio Souza, dipastikan resmi berakhir.

Langkah ini diambil setelah manajemen klub memutuskan untuk tidak memperpanjang masa bakti juru taktik asal Brasil tersebut. Seperti dikutip dari Medcom, kegagalan memenuhi target yang disepakati pada awal musim 2025/2026 menjadi alasan utama di balik keputusan ini.

Padahal, performa Persija di bawah kendali Mauricio Souza terbilang cukup impresif. Sang pelatih bahkan sukses membawa Macan Kemayoran mencatatkan salah satu musim terbaik mereka dalam periode satu dekade terakhir.

Pihak manajemen Persija tetap melayangkan apresiasi yang tinggi atas segala kontribusi dan kerja keras yang telah diberikan oleh Mauricio Souza selama masa kepemimpinannya di ibu kota.

Selama menukangi tim, Mauricio Souza menorehkan tinta emas dengan membawa Persija meraih rekor perolehan poin tertinggi klub sejak kompetisi Liga Indonesia kembali bergulir dengan sistem satu wilayah.

Tim kebanggaan Jakmania ini sukses mengumpulkan total 71 poin. Angka tersebut didapat dari catatan mentereng berupa 22 kali kemenangan, lima kali hasil imbang, dan hanya menelan tujuh kali kekalahan.

Gaya kepelatihan Mauricio Souza juga melekat kuat pada identitas baru Persija. Tim tampil dengan karakter permainan yang agresif, dominan, serta memiliki keberanian tinggi untuk menekan lini pertahanan lawan dalam berbagai situasi laga.

Keputusan perpisahan ini ternyata tidak hanya berlaku bagi sang pelatih kepala. Manajemen Persija juga menyudahi ikatan kerja sama dengan seluruh jajaran staf pelatih yang dibawa oleh Mauricio Souza.

Daftar staf yang turut meninggalkan klub meliputi asisten pelatih Italo Bartole Resende, pelatih fisik Vitor Branco da Cruz, pelatih kiper Gerson Rodrigues Rios, analis Caio Araujo, hingga interpreter Claudio Luzardi.

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, memberikan pernyataan resmi dan menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas pengabdian total yang ditunjukkan oleh Mauricio Souza beserta para jajaran stafnya.

"Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan," ujar Prapanca.

Setelah perpisahan ini, manajemen klub langsung bergerak cepat melakukan evaluasi. Prapanca menegaskan bahwa timnya kini sedang dalam proses berburu sosok arsitek taktik baru demi menyongsong musim kompetisi 2026/2027.

Target besar pun langsung dipatok untuk musim depan, di mana Persija membidik takhta juara tertinggi kompetisi domestik.

"Kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara musim depan," lanjutnya.

Berakhirnya masa jabatan Mauricio Souza menjadi babak penutup dari sebuah perjalanan dinamis di kubu Macan Kemayoran. Walau belum berhasil mempersembahkan piala, warisan skema permainan menghibur dan rekor poin tertinggi miliknya dipastikan akan terus melekat dalam ingatan publik sepak bola nasional.

Artikel terkait

Rekomendasi