Klub sepak bola Persija Jakarta resmi memulai babak baru kompetisi dengan menunjuk Shin Tae-yong sebagai juru taktik utama. Juru strategi asal Korea Selatan tersebut dipercaya menakhodai skuad Macan Kemayoran untuk mengarungi musim balapan 2026/2027.
Langkah strategis ini diambil demi mengembalikan klub ke jalur perebutan takhta juara Liga Indonesia, seperti dilansir dari Medcom. Manajemen menganggap rekam jejak mentereng sang pelatih menjadi faktor krusial di balik keputusan besar tersebut.
Sebelum berkarier di tanah air, pelatih berusia 56 tahun ini menorehkan prestasi gemilang di Asia. Ia sukses mengantar Seongnam Ilhwa Chunma merengkuh trofi AFC Champions League 2010 serta Piala FA Korea setahun berselang.
Karier internasionalnya juga mentereng ketika menukangi Tim Nasional Korea Selatan pada ajang FIFA World Cup 2018. Pengalaman masif di level tertinggi dunia sepak bola tersebut menjadi modal berharga bagi tim ibu kota.
Nama sang pelatih kian melekat di hati pencinta sepak bola nasional berkat kiprahnya selama lima tahun terakhir. Juru taktik ini mengukir tinta emas membawa Timnas Indonesia menembus babak 16 besar AFC Asian Cup 2023.
Skuad Garuda di bawah asuhannya juga berhasil melangkah hingga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Reputasi mentereng dalam mengorbitkan talenta muda menjadi nilai plus yang selaras dengan filosofi akademi Persija.
Visi Manajemen Persija dan Target Juara
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa karakter disiplin serta standar kerja yang tinggi dari sang pelatih sangat dibutuhkan tim. Manajemen menginginkan pembentukan fondasi tim yang kokoh dan bermental kuat.
"Shin Tae-yong adalah pelatih yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan visi yang sesuai dengan arah Persija. Kami memilih sosok yang tidak hanya memiliki kualitas teknis dan taktis, tetapi juga kemampuan untuk membangun mentalitas pemenang dalam tim," kata Mohamad Prapanca.
"Kami yakin seluruh elemen klub, termasuk Jakmania, dapat bersatu memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan di musim depan. Persija dan Shin Tae-yong akan bekerja keras membentuk tim yang solid, tangguh, dan mampu mengakhiri musim dengan penuh kebanggaan," ujar Mohamad Prapanca.
Di sisi lain, juru taktik berkebangsaan Korea Selatan tersebut mengaku sangat antusias menyambut tantangan baru di level klub. Dirinya merasa sudah memahami atmosfer sepak bola ibu kota setelah sekian lama berada di Indonesia.
"Sebelumnya saya sudah melatih Timnas Indonesia selama lima tahun, sehingga saya cukup mengenal Persija. Menurut saya, Persija adalah salah satu tim terbaik di Indonesia," kata Shin Tae-yong.
"Target saya adalah meraih prestasi terbaik. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar para pendukung Persija dapat melihat permainan terbaik. Dengan kebersamaan yang terjalin bersama para pemain, saya berharap kami bisa membawa Persija berada di posisi terbaik," kata Shin Tae-yong.
"Satu hal yang bisa saya janjikan kepada Jakmania, kami tidak akan menampilkan pertandingan yang tidak baik. Saya mohon kepercayaan kepada saya, kepada klub, and kepada para pemain. Jika semuanya bisa menjadi satu, kami akan menunjukkan perjuangan terbaik, mental yang kuat, dan pemain yang siap berkorban untuk tim," kata Shin Tae-yong.
Kehadiran arsitek baru ini memicu ekspektasi besar agar Macan Kemayoran kembali tampil kompetitif di kasta tertinggi. Manajemen berharap kolaborasi strategis ini mampu mengembalikan kejayaan klub pada perebutan gelar juara musim mendatang.