Manajemen Persija Jakarta memberikan sinyal kuat untuk mempertahankan posisi Mauricio Souza sebagai pelatih utama demi mengarungi kompetisi musim depan setelah kontraknya segera habis.
Sinyal kelanjutan kerja sama ini muncul seiring dengan habisnya masa kontrak kerja berdurasi satu musim milik juru taktik asal Brasil tersebut pasca-berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026, seperti dilansir dari Detik Sport.
Pihak klub dilaporkan ingin mempertahankan kerja sama, sementara sang pelatih juga memiliki ketertarikan serupa untuk tetap menukari skuad Macan Kemayoran.
"Saya tahu kalian juga penasaran apakah saya akan tetap melanjutkan pekerjaan ini atau tidak," kata Mauricio kepada wartawan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mauricio untuk menjawab rasa penasaran berbagai pihak terkait kejelasan masa depannya bersama tim ibu kota.
"Yang bisa saya katakan adalah ada keinginan dari pihak klub agar saya tetap bertahan, dan dari saya pribadi juga ada keinginan untuk melanjutkan," ujarnya menambahkan.
Evaluasi menyeluruh terhadap performa tim kini tengah dipersiapkan oleh manajemen Persija agar siap bersaing dalam perebutan takhta juara pada musim yang akan datang.
"Kami tahu seberapa besar klub ini. Dan setiap kali masuk ke lapangan, Persija bermain untuk menang. Persija bukan klub yang hanya ikut serta meramaikan kompetisi, Persija ikut untuk menjuarai kompetisi," tutur Mauricio.
Kepemimpinan mantan pelatih Madura United itu sempat membawa tim bersaing ketat di papan atas, walau akhirnya impian juara pupus akibat kekalahan 1-2 dari Persib Bandung pada pekan ke-32.
"Tapi hasil akhir dari setiap pertandingan adalah milik Tuhan, hanya saja kita tidak tahu. Apa yang bisa kami lakukan adalah memberikan upaya maksimal di setiap pertandingan," ucapnya.
Kegagalan menyabet trofi tidak mengaburkan pencapaian klub yang berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga dengan koleksi 71 poin.