Persija Jakarta mengusung misi meraih poin penuh saat bersua Persib Bandung pada laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). Ambisi ini tetap dijaga meskipun kans Macan Kemayoran mengunci gelar juara musim ini tergolong sangat kecil.
Dilansir dari Suara, posisi Persija saat ini tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan perolehan 65 poin. Tim kebanggaan ibu kota ini terpaut 12 angka dari Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang memuncaki klasemen dengan koleksi 77 poin.
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan penegasan bahwa timnya tidak merasa gentar menghadapi pemuncak klasemen. Ia berkomitmen untuk memaksimalkan sisa peluang yang ada pada tiga pertandingan terakhir musim ini.
"Tidak, tim kami sama sekali tidak takut untuk bermain. Dan sejujurnya, peluang juara hanya tersisa satu persen. Selama masih ada peluang secara matematis, kami akan memperjuangkannya," kata Souza, Pelatih Persija.
Juru taktik berkebangsaan Brasil tersebut mengakui konsistensi yang ditunjukkan oleh kubu lawan sepanjang kompetisi berjalan. Namun, ia merasa memiliki modal yang cukup untuk menumbangkan Maung Bandung dalam duel krusial tersebut.
"Borneo dan Bandung adalah tim yang bermain sangat konsisten selama kompetisi. Saya rasa kami punya peluang besar untuk mengalahkan Bandung. Kami akan pergi ke sana untuk memenangkan pertandingan," ujar Souza, Pelatih Persija.
Kemenangan Persija atas skuad asuhan Bojan Hodak nantinya dapat berdampak pada penundaan pesta juara Persib. Di saat yang sama, Borneo FC berpotensi mengambil alih posisi puncak jika mampu mengatasi perlawanan Bali United pada 11 Mei mendatang.
Souza memproyeksikan pertandingan akan berlangsung sengit, meski dirinya menyoroti kendala teknis terkait infrastruktur lapangan di Samarinda.
"Tim kami adalah tim yang bermain menyerang dan selalu mencari kemenangan. Tapi menjadi juara memang sangat sulit," ucap Souza, Pelatih Persija.
Persija tetap akan menerapkan filosofi permainan terbuka untuk mengejar kemenangan wajib. Souza menyayangkan kondisi rumput yang dinilai kurang mendukung gaya permainan ofensif anak asuhnya.
"Kami harus pergi ke sana dan menang, seperti yang kami lakukan melawan semua lawan di liga. Ini adalah duel dua tim besar dan akan menjadi pertandingan hebat. Sayangnya, lapangannya tidak menawarkan kondisi yang baik," lanjut Souza, Pelatih Persija.
Laga klasik antara Persija menghadapi Persib diprediksi tetap menyajikan tensi tinggi bagi kedua suporter. Meski lokasi pertandingan digeser ke Stadion Segiri, antusiasme terhadap pertemuan dua rival besar ini tidak mereda.