Persijap Jepara terancam masuk zona degradasi setelah menelan kekalahan kandang 0-2 dari Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (4/5/2026). Pelatih Mario Lemos kini langsung mengalihkan fokus tim guna menghadapi laga krusial kontra Persita Tangerang pekan depan.
Hasil negatif di hadapan pendukung sendiri ini menjadi kekalahan kedua beruntun bagi Laskar Kalinyamat setelah sebelumnya tumbang dari Dewa United Banten FC. Akibatnya, posisi Persijap merosot ke peringkat ke-14 klasemen sementara dengan raihan 31 poin.
Kondisi Persijap kian terjepit karena pesaing terdekat mereka, PSM Makassar, meraih kemenangan 2-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada hari yang sama. Saat ini, selisih poin Persijap hanya terpaut enam angka dari zona merah dengan tiga pertandingan tersisa musim ini.
"Persija punya materi pemain yang lebih baik, bahkan ada Emaxwell Souza dan Gustavo Almeida di bangku cadangan. Sekarang kami harus terus berjalan dan alihkan fokus untuk melawan Persita," kata Lemos, dikutip dari laman resmi I.League, Selasa.
Pelatih asal Portugal tersebut mengakui keunggulan kualitas skuat Macan Kemayoran yang mampu mengamankan poin penuh di Jepara. Meski demikian, ia menegaskan pentingnya pembenahan internal segera agar tidak tergelincir di sisa kompetisi.
“Kita akan memperbaiki beberapa hal termasuk untuk penyelesaian akhir," tutur Lemos.
Persijap dijadwalkan bertandang ke markas Persita Tangerang pada Minggu (10/5). Laga ini menjadi pembuka dari rangkaian jadwal berat di akhir musim, di mana mereka juga harus menghadapi tim papan atas Borneo FC pada 17 Mei dan juara bertahan Persib Bandung pada 23 Mei mendatang.