Persik Kediri membidik poin penuh sebagai hadiah penutup musim bagi para suporter setianya menjelang laga tandang melawan Persebaya Surabaya pada pertandingan terakhir BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu sore, 23 Mei 2026.
Klub berjuluk Macan Putih tersebut saat ini masih tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan perolehan 39 poin dari 33 pertandingan. Tambahan tiga poin dari markas Bajol Ijo dinilai sangat krusial untuk memperbaiki posisi akhir mereka di kompetisi musim ini.
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres menegaskan bahwa skuad asuhannya datang ke Surabaya dengan motivasi tinggi untuk menghadapi tekanan dari pendukung tuan rumah. Pembenahan juga telah dilakukan setelah lini pertahanan mereka menjadi sorotan akibat beberapa kali kebobolan lewat skema serangan balik cepat.
"Ini akan menjadi pertandingan yang bagus karena kami akan bermain di stadion yang hebat melawan tim yang bagus pula. Laga ini juga sangat penting bagi para fans kami, jadi kami ingin memberikan mereka kebahagiaan terakhir di musim ini dengan meraih kemenangan di sini," kata Marcos dalam konferensi pers di Stadion GBT Surabaya, Jumat.
Arsitek tim asal Spanyol tersebut menjelaskan bahwa risiko kebobolan muncul lantaran gaya bermain menyerang yang diterapkan anak asuhnya sepanjang musim ini. Kendati demikian, Marcos memastikan seluruh pasukannya siap meredam agresivitas serangan Persebaya.
"Ketika sering kebobolan lewat serangan balik, itu karena tidak menyerang dengan benar dan tidak memiliki pertahanan yang baik saat menggelar serangan. Itu adalah hal-hal yang sedang kami benahi," ujarnya.
Skuad Persik berambisi melanjutkan tren positif dari pertandingan sebelumnya demi menutup tahun kompetisi dengan kegembiraan.
"Bagi kami akan sangat menyenangkan jika bisa pergi berlibur dengan membawa kemenangan. Kami tahu betapa bahagianya para suporter setelah kemenangan melawan Arema, dan kami ingin kembali membuat mereka bahagia," tutur Marcos.
Selain fokus pada strategi permainan di lapangan, juru taktik Macan Putih itu juga menyelipkan pesan khusus terkait aspek keamanan di dalam stadion.
"Sepak bola itu untuk dinikmati bersama teman dan keluarga. Membawa barang-barang yang dapat membahayakan kesehatan siapa pun bukanlah ide yang baik, jadi lebih baik menikmati pertandingan dengan tenang," katanya.
Optimisme serupa diutarakan oleh legiun asing Persik Kediri, Jon Toral, yang merasa percaya diri dengan grafik performa timnya yang terus meningkat.
"Saya rasa tim telah tampil sangat baik dalam beberapa minggu terakhir, jadi kami ingin melanjutkan hal itu dan terus menikmati permainan kami di lapangan," kata Jon.
Gelandang asal Spanyol tersebut juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat kerasan bermain untuk publik Kediri sejak resmi bergabung pada putaran kedua musim ini.
Di kubu lawan, Persebaya Surabaya menatap laga ini dari posisi keempat klasemen sementara dengan mengoleksi 55 poin dari 33 pertandingan, hasil dari 15 kemenangan, 10 kali imbang, dan delapan kali menelan kekalahan.