Persipura Jayapura Incar Tiket Super League Lawan Adhyaksa FC

Persipura Jayapura Incar Tiket Super League Lawan Adhyaksa FC

Persipura Jayapura menunjukkan optimisme tinggi menjelang pertandingan krusial dalam babak play-off promosi Championship Liga 2 2025-2026. Tim berjuluk Mutiara Hitam ini dijadwalkan akan menjamu Adhyaksa FC untuk memperebutkan satu tiket sisa menuju kasta tertinggi.

Pertemuan penentu antara Persipura vs Adhyaksa FC tersebut bakal digelar di Stadion Lukas Enembe, Papua, pada Jumat (8/5/2026) pukul 17.00 WIB. Dilansir dari Bola, kedua tim harus menempuh jalur play-off setelah mengakhiri musim reguler sebagai runner-up di grup masing-masing.

Persipura sebelumnya terlibat persaingan sengit dengan PSS Sleman di Grup 2 (Timur). Meski mengoleksi poin yang sama hingga akhir musim, PSS Sleman berhak lolos otomatis ke final dan meraih tiket promosi karena unggul dalam catatan head-to-head atas tim asal Papua tersebut.

Sementara itu, Adhyaksa FC yang berkompetisi di Grup 1 (Barat) harus merelakan posisi puncak setelah disalip oleh Garudayaksa FC pada pekan-pekan terakhir. Kondisi ini memaksa mereka untuk berjuang melalui babak tambahan melawan Persipura demi naik kasta ke Super League.

Ambisi Persipura untuk kembali ke level tertinggi didasari pada sejarah besar mereka sebagai pemilik empat gelar juara Liga Indonesia. Rekor juara pada tahun 2005, 2008-2009, 2010-2011, dan 2013 menjadikan mereka salah satu klub paling sukses yang kini ingin mengakhiri masa penantian di Liga 2.

Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, menegaskan bahwa kesiapan fisik dan mental para pemain sudah berada di level optimal. Ia menilai perjalanan tim sejauh ini masih berada dalam jalur yang tepat untuk memenuhi target manajemen musim ini.

"Hari ini kami sangat bersyukur. Perjalanan masih on track menuju Liga 1, dan target itu sekarang benar-benar sudah di depan mata. Tinggal selangkah lagi," kata Owen Rahadiyan.

Owen mengakui bahwa dinamika sepanjang musim ini sangat menguji ketangguhan skuat Mutiara Hitam. Namun, ia melihat kemampuan para pemain untuk bangkit dari situasi sulit sebagai modal utama dalam menghadapi laga hidup mati di hadapan pendukung sendiri.

"Musim ini bukan perjalanan yang mudah. Banyak ups and downs yang dihadapi. Namun setiap kali berada di titik sulit, kami selalu bangkit, berjuang, dan melakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik," ujar Owen.

"Mungkin belum sempurna, tapi kami terus maju, langkah demi langkah. Sekarang fokus hanya satu: menyelesaikan apa yang sudah kita mulai. Crossing the finish line (melewati garis finis) dengan target tercapai," tambahnya.

Mengingat laga akan berlangsung di Papua, Owen berharap dukungan penuh masyarakat setempat dapat memotivasi para pemain. Fokus penuh menjadi pesan utama yang terus ditekankan kepada seluruh anggota tim agar tidak melakukan kesalahan fatal di menit-menit krusial.

"Musim ini adalah sebuah maraton, dan kami sangat bahagia bisa berada di titik ini. Yang terpenting sekarang adalah pemain tetap fokus," ungkap Owen.

"Untuk pertandingan hari Jumat, yang pasti kami akan fight. Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk menuju Liga 1 (Super League)," imbuhnya.

Terlepas dari tekanan besar untuk meraih kemenangan, pihak manajemen tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi skuat sepanjang musim. Owen menekankan bahwa pengorbanan seluruh elemen tim merupakan cerminan komitmen kuat terhadap eksistensi klub.

"Lebih dari itu, saya ingin sampaikan bahwa apapun hasil akhirnya nanti, perjuangan tim ini tidak akan pernah sia-sia. Setiap keringat, setiap pengorbanan, dan setiap momen yang kita lalui bersama musim ini adalah bukti dari hati dan komitmen yang luar biasa," tutur Owen.

"Secara pribadi, saya ingin mengucapkan terima kasih. Bukan hanya untuk hasil, tetapi perjalanan ini. Semangat yang tidak pernah padam, untuk kepercayaan, dan kebersamaan yang sudah kita bangun," kata Owen.

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Papua dan suporter yang sudah memberikan dukungan luar biasa selama ini. Tuhan berkati," ucapnya.

Artikel terkait

Rekomendasi