Persis Solo dipastikan terdegradasi dari kompetisi Super League musim ini. Laskar Sambernyawa menyusul dua tim lain yang sudah lebih dulu dipastikan turun kasta, yaitu Semen Padang dan PSBS Biak.
Kepastian tersebut didapat setelah rangkaian pertandingan pekan terakhir bergulir. Dilansir dari Detik Sport, pekan pamungkas ini menjadi panggung persaingan sengit antara Madura United dan Persis Solo demi lolos dari zona merah.
Pada pertandingan penentu yang digelar serentak Sabtu (23/5/2026), Madura United bertindak sebagai tuan rumah menjamu PSM Makassar. Di saat bersamaan, Persis Solo melakoni laga tandang ke markas Persita Tangerang.
Madura United berhasil mengamankan kemenangan 2-0 atas PSM Makassar melalui dua gol yang diborong oleh Junior Brandao. Hasil positif ini membuat kemenangan Persis Solo dengan skor 3-1 di kandang Persita Tangerang menjadi tidak berarti.
Persis Solo harus menyudahi musim di peringkat ke-16 dengan mengantongi 34 poin. Sementara itu, Madura United sukses menyelamatkan diri dari ancaman turun kasta setelah mengumpulkan total 35 poin.
Kemenangan di pekan terakhir membuat Madura United finis di peringkat ke-14. Posisi mereka menggeser PSM Makassar yang harus merosot ke urutan ke-15.
Koleksi poin akhir PSM Makassar sebenarnya sama dengan Persis Solo, yakni 34 poin. Namun, tim berjuluk Juku Eja tersebut sudah dipastikan aman dari jerat degradasi sejak pekan sebelumnya.
Keunggulan catatan pertemuan atau head to head menjadi faktor penyelamat PSM Makassar atas Persis Solo. Pada putaran pertama, PSM Makassar menang 4-3 di Stadion Manahan, sedangkan pertemuan putaran kedua di Parepare berakhir imbang 1-1.
Di papan bawah klasemen, Semen Padang mengakhiri musim di posisi ke-17. Sementara itu, PSBS Biak terpuruk di dasar klasemen sebagai juru kunci.
Untuk kompetisi Super League musim depan, tempat ketiga tim yang terdegradasi akan digantikan oleh tiga tim promosi. Mereka adalah Garudayaksa, PSS Selaman, dan Adhiyaksa FC.