Perwakilan Britney Spears Bantah Laporan Keributan di Restoran Los Angeles

Perwakilan Britney Spears Bantah Laporan Keributan di Restoran Los Angeles

Pihak manajemen Britney Spears memberikan klarifikasi resmi mengenai laporan yang menyebut penyanyi tersebut memicu kekacauan saat makan malam di Blue Dog Tavern, Sherman Oaks, Los Angeles, pada Rabu (13/5) malam. Narasi yang beredar di media sosial dan tabloid dinilai telah dilebih-lebihkan secara tidak adil, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Klarifikasi ini muncul setelah sejumlah saksi mata mengklaim melihat pelantun lagu "Toxic" tersebut berperilaku di luar kendali. Laporan yang dikutip media hiburan menyebutkan Britney sempat berteriak, mengeluarkan suara seperti gonggongan anjing, hingga berjalan membawa pisau di area restoran.

Jurnalis hiburan Jeff Sneider turut memperkuat narasi tersebut melalui unggahan di platform X. Ia mendeskripsikan suasana di lokasi makan malam tersebut berubah menjadi tegang dan menyebut momen itu sebagai pengalaman yang gila.

Juru bicara Britney Spears memberikan bantahan tegas terhadap klaim bahwa sang bintang membahayakan orang lain di lokasi kejadian. Pihak manajemen menekankan bahwa situasi yang sebenarnya terjadi jauh lebih sederhana daripada laporan yang beredar.

"Cerita ini benar-benar dibesar-besarkan. Britney sedang menikmati makan malam yang tenang bersama asisten dan pengawalnya," ujar perwakilan Britney Spears.

Mengenai tuduhan suara gonggongan dan penggunaan pisau, pihak manajemen menjelaskan bahwa Britney hanya sedang bercerita kepada rekan makannya. Tidak ada tindakan agresif atau ancaman terhadap pengunjung lain selama durasi kunjungannya di restoran tersebut.

"Dia (Britney) hanya sedang menceritakan sebuah kisah tentang bagaimana anjingnya menggonggongi tetangga. Tidak ada satu momen pun di mana dia membahayakan orang lain dengan pisau; dia hanya sedang memotong burgernya menjadi dua bagian," kata perwakilan Britney Spears.

Pihak manajemen juga melayangkan kritik terhadap sorotan media yang terus-menerus memberikan sudut pandang negatif pada setiap gerak-gerik Britney. Mereka menilai tekanan ini serupa dengan intimidasi media yang dialami sang bintang dua dekade silam.

"Serangan terus-menerus terhadap apa pun yang ia lakukan adalah hal yang konyol. Ini persis seperti apa yang terjadi 20 tahun lalu ketika media mencoba menggambarkan Britney sebagai sosok yang buruk. Ini harus segera dihentikan," tegas perwakilan Britney Spears.

Kejadian di restoran ini dilaporkan terjadi beberapa hari setelah Britney menuntaskan perkara hukum terkait kasus mengemudi di bawah pengaruh alkohol (DUI). Meski sempat menjalani rehabilitasi, orang terdekatnya menyatakan penyanyi berusia 44 tahun itu kini fokus pada kesejahteraan mandiri.

Artikel terkait

Rekomendasi