Manajemen FC Nantes dipastikan tidak akan mendampingi tim dalam pertandingan terakhir musim ini melawan Toulouse di Stadion Beaujoire pada Minggu, 17 Mei 2026. Keputusan tersebut diambil setelah klub dipastikan terdegradasi ke kompetisi Ligue 2.
Laga ini menjadi momen perpisahan FC Nantes dengan kasta tertinggi sepak bola Prancis setelah bertahan selama tiga belas tahun. Namun, klub berjuluk Les Canaris tersebut dipastikan tampil tanpa dukungan langsung dari pihak administrasi tertinggi mereka.
Petinggi klub, Waldemar Kita beserta putranya Franck Kita, memilih untuk langsung kembali ke Paris setelah melakukan pertemuan terakhir dengan skuad. Langkah tersebut diambil demi menjaga keselamatan pribadi kedua belah pihak.
Pertandingan melawan Toulouse merupakan laga kandang pertama FC Nantes pasca kepastian degradasi mereka pada pekan sebelumnya. Penurunan kasta ini dipicu oleh kekalahan tipis dari Lens dengan skor akhir 1-0.
Media Ouest France melaporkan situasi keamanan menjadi pertimbangan utama di balik keputusan absennya ayah dan anak tersebut. Hubungan antara pihak manajemen dan para pendukung sendiri dilaporkan sedang tidak harmonis menjelang laga penutup ini.
FC Nantes kini sudah tidak memiliki target tersisa yang dipertaruhkan dalam pertandingan penutup musim ini. Mantan pelatih klub, Vahid Halilhodzic, juga melontarkan kritik keras terkait situasi buruk yang menimpa tim.