Petugas Keamanan Roland Garros Tegur Penonton Pembawa Bendera Rusia

Petugas Keamanan Roland Garros Tegur Penonton Pembawa Bendera Rusia

Petugas keamanan turnamen Roland Garros memaksa sejumlah penonton untuk menyimpan bendera Rusia saat upacara penyerahan piala setelah kemenangan Mirra Andreeva di Paris pada hari Sabtu, 6 Juni 2026.

Dilansir dari L'Equipe, beberapa pendukung di tribun lapangan Philippe-Chatrier membentangkan bendera Rusia ketika Andreeva merayakan gelar Grand Slam pertamanya usai mengalahkan Maja Chwalinska. Tak lama kemudian, seorang petugas keamanan mendekati para penonton tersebut dan memerintahkan mereka untuk memasukkan bendera ke dalam tas.

Insiden ini terjadi karena Andreeva berkompetisi di bawah bendera netral, yang membuatnya tidak bisa mendengarkan lagu kebangsaan negaranya diputar setelah pertandingan berakhir. Berdasarkan regulasi resmi turnamen, panitia melarang membawa bendera dengan ukuran sisi terpanjang melebihi 100 sentimeter.

Pihak penyelenggara juga menerapkan aturan ketat terkait situasi geopolitik sejak invasi Rusia ke Ukraina, serupa dengan sebagian besar arena olahraga internasional lainnya. Aturan tambahan tersebut menegaskan bahwa personel keamanan memiliki wewenang penuh untuk menolak objek apa pun yang tidak terdaftar jika dinilai perlu.

"le personnel de sécurité pourra également refuser tout objet non listé s'il l'estime nécessaire" tulis regulasi turnamen Roland Garros.

Tindakan tegas dari petugas keamanan di lapangan Philippe-Chatrier tersebut menjadi bukti nyata dari penerapan penyesuaian aturan keselamatan selama seremoni protokol berlangsung.

"Je me remercie d'avoir creu en moi" kata Mirra Andreeva.

Pernyataan singkat tersebut diucapkan oleh Andreeva pascapertandingan di tengah situasi pembatasan atribut negara asalnya selama turnamen Perancis Terbuka bergulir.

Artikel terkait

Rekomendasi