Piala Dunia 2026 Perluas Peserta Menjadi 48 Negara

Piala Dunia 2026 Perluas Peserta Menjadi 48 Negara

Piala Dunia FIFA 2026 mencetak sejarah baru dengan memperluas jumlah peserta menjadi 48 tim. Turnamen yang berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat ini membuka peluang lebih besar bagi banyak negara untuk bersaing di panggung internasional.

Seperti dilansir dari Suara, format baru ini menyajikan total 104 pertandingan yang tersebar di 11 kota. Langkah tersebut diambil guna meningkatkan inklusivitas serta daya saing sepak bola secara global.

Seluruh 48 slot peserta telah terisi penuh dari enam konfederasi sepak bola dunia. Tiga negara tuan rumah, yaitu Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, dinyatakan lolos secara otomatis.

Meksiko menjadi tuan rumah dengan pengalaman paling banyak melalui 18 kali partisipasi pada edisi sebelumnya. Sementara itu, Amerika Serikat mencatatkan 11 kali penampilan sepanjang sejarah turnamen.

Kanada kembali tampil di panggung tertinggi setelah sebelumnya sempat lolos pada edisi 1986 dan 2022. Kehadiran ketiga negara ini sebagai penyelenggara menjamin atmosfer luar biasa di belasan kota tuan rumah.

Daftar Lengkap Negara yang Lolos

Konfederasi Asia (AFC) mengirimkan sembilan wakil, yaitu Australia, Irak, Iran, Jepang, Yordania, Korea Selatan, Qatar, Arab Saudi, dan Uzbekistan. Yordania dan Uzbekistan akan menjalani debut pertama mereka.

Kawasan Afrika (CAF) diwakili oleh 10 tim kuat. Mereka adalah Aljazair, Cabo Verde, Republik Demokratik Kongo, Pantai Gading, Mesir, Ghana, Maroko, Senegal, Afrika Selatan, dan Tunisia.

Zona CONCACAF meloloskan enam tim, meliputi Kanada, Curaçao, Haiti, Meksiko, Panama, dan Amerika Serikat. Curaçao mencatat sejarah sebagai debutan, sedangkan Haiti kembali setelah absen sejak 1974.

Dari Amerika Selatan (CONMEBOL), terdapat enam negara yang siap bertanding. Juara bertahan Argentina memimpin rombongan bersama Brasil, Kolombia, Ekuador, Paraguay, dan Uruguay.

Oseania (OFC) meloloskan Selandia Baru sebagai wakil tunggal kawasan Pasifik setelah absen cukup lama. Sementara itu, Eropa (UEFA) tetap mengirimkan perwakilan terbesar dengan total 16 tim.Wakil Eropa tersebut meliputi Austria, Belgia, Bosnia dan Herzegovina, Kroasia, Republik Ceko, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda,趨Norwegia, Portugal, Skotlandia, Spanyol, Swedia, Swiss, dan Turki.

Kejutan dan Kegagalan Tim Besar

Turnamen ini menghadirkan banyak cerita inspiratif dari para debutan seperti Curaçao, Yordania, Uzbekistan, dan Cabo Verde. Di sisi lain, Irak merebut tiket terakhir setelah menumbangkan Bolivia di babak play-off interkonfederasi.

Namun, era perluasan ini juga menghadirkan kejutan pahit bagi tim raksasa. Italia kembali gagal melaju ke putaran final setelah tersingkir dalam drama babak kualifikasi.

Format Baru Fase Grup

Melalui total 48 tim, fase grup akan dibagi ke dalam 12 grup yang masing-masing berisi 4 tim. Penambahan jumlah laga memberikan kesempatan lebih besar bagi tim underdog untuk menciptakan kejutan mendadak.

Meksiko dipilih sebagai tempat berlangsungnya pertandingan pembuka turnamen. Sementara itu, laga final dijadwalkan bergulir di salah satu stadion ikonik di Amerika Serikat.

Selain persaingan di lapangan, isu non-teknis seperti visa untuk tim Iran di tengah ketegangan geopolitik sempat menjadi sorotan. Meski demikian, pihak FIFA menjamin seluruh operasional turnamen berjalan lancar.

Bagi pendukung di Indonesia, perluasan kuota ini menjadi motivasi besar di masa depan meski Timnas Garuda belum berhasil lolos. Kompetisi akbar ini akan mulai bergulir pada 11 Juni 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi