Klub sepak bola Argentina, Platense, berhasil melaju ke babak 16 besar Copa Libertadores untuk pertama kali sepanjang sejarah mereka setelah menundukkan Corinthians di Stadion Neo Quimica Arena, Sao Paulo, Brasil.
Kemenangan bersejarah dalam laga tandang tersebut memastikan langkah skuad berjuluk El Calamar sebagai pendamping Corinthians yang berada di puncak klasemen, dengan selisih hanya satu poin di akhir fase grup.
Hasil positif ini sekaligus memecahkan rekor buruk tim-tim Argentina di Brasil, di mana Platense menjadi tim kedua yang mampu menang dalam 11 laga tandang terakhir setelah Independiente Rivadavia.
Selain itu, kemenangan tanpa kebobolan ini merupakan yang pertama bagi klub Argentina di markas tim Brasil sejak pencapaian Racing Club di kandang Fortaleza pada tahun lalu.
Dua gol kemenangan tim tamu diborong oleh Franco Zapiola, yang sekaligus menyamai catatan Francisco Fydriszewski pada 2023 sebagai pemain Argentina yang mencetak dua gol atau lebih di tanah Brasil.
Zapiola membuka keunggulan melalui titik penalti pada menit ke-21 babak pertama setelah pemain Corinthians, Rodrigo Garro, melakukan pelanggaran hand ball di dalam kotak terlarang.
Gol kedua lahir pada menit ke-12 babak kedua lewat tendangan lambung kaki kiri Zapiola yang memanfaatkan kesalahan kiper Hugo Souza dalam menghalau bola.
Di lini pertahanan, kiper Matías Borgogno tampil gemilang dengan membukukan lima penyelamatan, termasuk menggagalkan peluang emas dari penyerang Corinthians, Memphis Depay.
Berdasarkan data statistik pertandingan, catatan lima penyelamatan tersebut merupakan performa terbaik Borgogno sekaligus menjadi laga tanpa kebobolan pertamanya di kompetisi CONMEBOL Libertadores.