Mauricio Pochettino Coret Diego Luna dari Skuad Piala Dunia AS

Mauricio Pochettino Coret Diego Luna dari Skuad Piala Dunia AS

Pelatih Mauricio Pochettino mencoret Diego Luna dan Tanner Tessmann dari skuad Timnas Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026 demi membentuk komposisi tim yang seimbang. Pengumuman resmi mengenai keputusan pemilihan pemain tersebut dilakukan di New York sebagaimana dilansir dari Suara.

Langkah arsitek tim asal Argentina itu menuai sorotan publik karena Diego Luna tampil menonjol selama setahun terakhir. Meski memicu kontroversi, keputusan besar tetap diambil menjelang laga perdana Amerika Serikat melawan Paraguay pada 12 Juni di SoFi Stadium, Los Angeles.

Pochettino menegaskan bahwa dirinya sangat memahami kekecewaan para pemain yang tidak masuk ke dalam daftar akhir. Pengalaman serupa pernah dirasakan oleh sang pelatih saat dirinya masih aktif berkarier sebagai pesepak bola profesional.

"Saya pernah merasakan rasa sakit itu," ujar Pochettino.

Mantan manajer Chelsea dan PSG tersebut juga menolak untuk menjabarkan alasan teknis pencoretan Luna dan Tessmann secara mendetail kepada media. Kebutuhan kolektif menjadi dasar utama dalam menentukan komposisi akhir skuad.

"Saya sangat memahami kekecewaan dan frustrasi pemain yang tidak terpilih. Saya juga pernah gagal masuk skuad Piala Dunia," lanjut Pochettino.

Pochettino menggarisbawahi bahwa penyusunan komposisi tim nasional tidak melulu didasarkan pada kumpulan pemain dengan nama-nama besar. Keselarasan taktik di dalam lapangan menjadi prioritas utama tim kepelatihan.

"Anda tidak selalu memilih nama terbaik, tetapi memilih tim yang tepat," kata Pochettino.

Skuad Amerika Serikat saat ini masih mengandalkan sejumlah figur kunci seperti Weston McKennie, Tyler Adams, Tim Ream, dan Christian Pulisic. Pulisic menyatakan kesiapannya untuk memimpin rekan-rekannya di turnamen yang berlangsung di rumah sendiri.

"Kami sangat menginginkan ini. Kami tahu apa artinya bermain di Piala Dunia di rumah sendiri," ujar Pulisic.

Komposisi timnas Amerika Serikat kali ini merupakan perpaduan antara pemain berpengalaman dan wajah baru. Tercatat ada 13 nama yang merupakan alumni Piala Dunia Qatar 2022, sedangkan 13 pemain lainnya baru merasakan debut di kompetisi ini.

Bek veteran Tim Ream yang saat ini telah menginjak usia 38 tahun menggambarkan situasi ruang ganti menjelang turnamen akbar tersebut. Menurutnya, atmosfer di dalam tim saat ini diliputi oleh beragam perasaan yang campur aduk.

"Ada rasa emosional, lega, dan bangga secara bersamaan," kata Ream.

Sebelum memulai pertandingan pembuka melawan Paraguay, Amerika Serikat dijadwalkan melakoni serangkaian masa persiapan akhir. Skuad asuhan Pochettino akan menghadapi Timnas Senegal dan Timnas Jerman dalam pertandingan uji coba resmi.

Artikel terkait

Rekomendasi